Jumat, 22 Juni 2018 | 12:41 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

BPOM: Tak ada obat herbal untuk kanker

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2jfne8O
Sumber foto: http://bit.ly/2jfne8O
<p>Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan hingga kini tidak ada obat herbal terdaftar di BPOM dapat mengobati kanker.</p><p>"Untuk edukasi masyarakat, obat herbal tradisional, jamu terstandar itu belum ada untuk kanker," ujar Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen BPOM Ondri Dwi Sampurno, di Jakarta, Kamis (9/11).</p><p>Ia mengatakan jamu atau obat herbal terstandar untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh pada penderita kanker, bukan untuk pengobatan kankernya.</p><p>Bukti ilmiah jamu hanya didasarkan empiris, ucap dia, jadi hanya untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh penderita kanker.</p><p>"Untuk penderita kanker yang sudah dinyatakan secara medis, jamu atau obat herbal untuk membantu memelihara kesehatan pada penderita kanker, sampai sekarang memang masih belum ada (untuk pengobatan)," kata Ondri.</p><p>Ondri menuturkan pembuktian obat herbal terstandar cukup rumit serta harus cukup data klinis.</p><p>Komite Manufacturing PP GP Farmasi Indonesia Barokah Sri Utami mengatakan obat herbal dengan takaran yang diatur tidak disarankan untuk diminum terus menerus, melainkan hanya sebagai komplementer.</p><p>Ia menekankan penderita kanker memiliki risiko jika meminum obat yang memiliki reaksi lambat.</p><p>"Ciri khas jamu dan obat herbal ini reaksinya tidak secepat obat kimia. Obat herbal ini digunakan sebagai preventif," ujar dia. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 22 Juni 2018 - 12:30 WIB

Pendatang baru di DKI diminta segera lapor RT/RW

Hukum | 22 Juni 2018 - 12:13 WIB

Aman Abdurrahman divonis hukuman mati

Kriminalitas | 22 Juni 2018 - 11:05 WIB

Fredrich Yunadi hari ini bacakan nota pembelaan

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 10:28 WIB

Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Jatim

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com