Senin, 24 September 2018 | 13:44 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

2 hari tak pulang, seorang warga Tembagapura diculik KKB

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Seorang warga bernama Martinus Beanal di Kampung Utikini, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, diculik oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) sejak dua hari lalu. <br></p><p>Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal, Jumat (10/11), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan.</p><p>Kamal menyebutkan, berdasarkan laporan yang diterima dari pihak keluarga bahwa saudara Martinus Beanal sudah tidak pulang ke rumah selama dua hari. Atas dasar laporan tersebut, Polda Papua saat ini terus melakukan penyelidikan tentang kebenaran informasi penculikan tersebut.</p><p>Lebih lanjut Kamal menjelaskan, terkait dengan beredarnya video penganiayaan terhadap warga sipil yang dilakukan oleh KKB, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH, menyayangkan tindakan kelompok bersenjata itu. <br></p><p>Polda Papua masih mendalami apakah korban penganiayaan adalah saudara Martinus Beanal.</p><p>Menurut Kamal, Satgas Terpadu Penanggulangan Gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tembagapura, masih terus melakukan upaya persuasif untuk membebaskan ratusan warga yang disandera baik di sekitar Kampung Kimberly, Kampung Utikini maupun Kampung Banti tanpa menimbulkan korban jiwa dari masyarakat.</p><p>Ia mengaku bahwa warga yang dikuasai KKB ini telah meminta perlindungan kepada ketua suku, yakni warga masyarakat yang tergabung dari kampung longsoran sampai kampung Banti Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Sedangkan untuk bahan sembako sudah mulai menipis.</p><p>Kamal menyampaikan bahwa KKB diperkirakan memiliki sekitar 30 pucuk senjata api (senpi) yang merupakan hasil rampasan dari TNI dan Polri. Selain itu, KKB tersebut mempersenjatai diri dengan senjata tradisional seperti panah.</p><p>Kamal menambahkan, tindakan Kepolisian yang dilakukan saat ini adalah melakukan negosiasi dengan KKB agar warga sipil tidak menjadi korban melalui para tokoh yang ada di daerah tersebut.</p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Dewi Rusiana</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 24 September 2018 - 13:38 WIB

Edy Rahmayadi: PSSI sayangkan insiden supporter di Bandung

Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 13:14 WIB

Ini tanggapan Ma`ruf terkait isu berjoget

Pileg 2019 | 24 September 2018 - 13:06 WIB

Hadapi Pileg 2019 PKS punya rumus amankan suara dan pantau medsos

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 12:51 WIB

DPRD Jabar kecam keras pengeroyokan suporter

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 12:39 WIB

Sanksi pelanggar sampah ringan, tetapi ditegakkan

Arestasi | 24 September 2018 - 12:28 WIB

Polisi bekuk komika Vaganza terkait narkoba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com