Selasa, 11 Desember 2018 | 04:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Hari Pahlawan

Ratusan veteran bersama Kodam I/BB nobar film 'Merah Putih Memanggil'

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ratusan veteran pejuang kemerdekaan bersama Kodam I Bukit Barisan melaksanakan nonton film "Merah Putih Memanggil" yang berlangsung di Studio Cinema XXI Ringroad City Walk Medan, Jumat (10/11). Foto: Amsal/Radio Elshinta
Ratusan veteran pejuang kemerdekaan bersama Kodam I Bukit Barisan melaksanakan nonton film "Merah Putih Memanggil" yang berlangsung di Studio Cinema XXI Ringroad City Walk Medan, Jumat (10/11). Foto: Amsal/Radio Elshinta
<p>Ratusan veteran pejuang kemerdekaan bersama Kodam I Bukit Barisan melaksanakan nonton film "Merah Putih Memanggil" yang berlangsung di Studio Cinema XXI Ringroad City Walk Medan.</p><p>Kegiatan nonton bareng ini dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada Jumat (10/11) hari ini, sekaligus menjalin silaturahmi Kodam I Bukit Barisan dengan para veteran pejuang kemerdekaan.</p><p>Di sela acara nonton bareng tersebut, Aster Kasdam I Bukit Barisan, Kolonel Arm Nursamsuddin kepada wartawan termasuk Kontributor Elshinta, Amsal, juga menyampaikan apresiasinya atas karya terbaik putra bangsa TB Silalahi ini.</p><p>Nursamsuddin didampingi Pabandya Komsos Kodam I/BB, Mayor Kav Ferry Lahe SAp dan Ketua DPD Legiun Veteran Indonesia Sumatera Utara, Alauddin AE Sip, menyampaikan rasa hormat kepada para pejuang dimana pun berada. "Kalau tidak mereka, bangsa ini tidak akan lahir, oleh karenanya dengan momen ini untuk saling bertukar fikiran dan pengalaman," ucapnya.</p><p>Disebutkan Nursamsuddin, bahwa film berdurasi 112 menit mengisahkan tentang perjuangan pasukan elite TNI dalam menyelamatkan sandera dari sekelompok teroris internasional, dan ini dapat menjadi inspirasi bagi para generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.</p><p>Melalui momen ini, kata Aster Kasdam I Bukit Barisan, dengan melibatkan para veteran pejuang, TNI ingin ada kedekatan langsung dengan pelaku sejarah.</p><p>Selain itu, tambahnya, film ini untuk memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) selalu siap setiap saat dalam melaksanakan tugas dalam menghadapi setiap ancaman yang akan memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), baik dari dalam maupun luar negeri.</p><p>Senada dengan itu, Ketua DPD Legiun Veteran RI Sumatera Utara, Kolonel Inf Purn Alauddin AE mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada Kodam I Bukit Barisan yang telah mengundang para veteran untuk nonton bersama.</p><p>"Dengan kegiatan ini merupakan hiburan bagi para veteran dan silahturahmi dengan para prajurit TNI dalam menjalin kebersamaan dan silaturahmi," ucapnya.</p><p>Kenangnya lagi, "Kalau dulu kita bersatu dan berkorban dalam merebut kemerdekaan. Tentunya tidak cukup dengan bersatu dan rela berkorban akan tetapi rasa kebersamaan itulah bisa mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan".</p><p>Masih menurut mantan Bupati Aceh Timur ini, "Kalau soal semangat tetap sama, tak kalah dengan yang muda-muda".</p><p>"Jadi kita selalu siap dan senantiasa memberikan sumbangsih pikiran dalam mempertahankan demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Indonesia," tandasnya.</p><p>Rasa apresiasi dan terima kasih juga disampaikan para veteran, termasuk di antaranya Kopral Untung (92), warga Tembung ini menyebutkan sangat senang dan serasa muda serta bersemangat kembali.</p><p>Sebagaimana diketahui, film bergenre laga ini diperankan oleh artis film kenamaan, seperti Maruli Tampubolon, Restu Sinaga, dan Prisia Nasution.</p><p>Selain para bintang kenamaan, film ini juga diperankan oleh prajurit aktif dan melibatkan pasukan Kopassus, Kostrad, Kopaska hingga TNI AU. Sebagai bukti TNI hadir untuk rakyat.</p><p>Nonton film bareng ini dihadiri 200 orang veteran yang tidak hanya berasal dari Medan saja akan tetapi dari sejumlah kawasan di Sumatra Utara, di antaranya Deliserdang, Binjai, dan Langkat.</p><p><br></p><p> Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Dewi Rusiana</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 21:15 WIB

JK yakin Pemilu 2019 aman dan ekonomi lebih baik

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:50 WIB

Penetapan DPTHP 3 KPU Sukoharjo kembali tertunda

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 20:39 WIB

Seminar jurnalisme berbasis HAM digelar peringati Hari HAM

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:28 WIB

Pemilih disabilitas di Langkat sebanyak 1.096 orang

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 20:12 WIB

Kementerian ESDM dorong ekonomi desa manfaatkan EBT

<p>Ratusan veteran pejuang kemerdekaan bersama Kodam I Bukit Barisan melaksanakan nonton film "Merah Putih Memanggil" yang berlangsung di Studio Cinema XXI Ringroad City Walk Medan.</p><p>Kegiatan nonton bareng ini dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada Jumat (10/11) hari ini, sekaligus menjalin silaturahmi Kodam I Bukit Barisan dengan para veteran pejuang kemerdekaan.</p><p>Di sela acara nonton bareng tersebut, Aster Kasdam I Bukit Barisan, Kolonel Arm Nursamsuddin kepada wartawan termasuk Kontributor Elshinta, Amsal, juga menyampaikan apresiasinya atas karya terbaik putra bangsa TB Silalahi ini.</p><p>Nursamsuddin didampingi Pabandya Komsos Kodam I/BB, Mayor Kav Ferry Lahe SAp dan Ketua DPD Legiun Veteran Indonesia Sumatera Utara, Alauddin AE Sip, menyampaikan rasa hormat kepada para pejuang dimana pun berada. "Kalau tidak mereka, bangsa ini tidak akan lahir, oleh karenanya dengan momen ini untuk saling bertukar fikiran dan pengalaman," ucapnya.</p><p>Disebutkan Nursamsuddin, bahwa film berdurasi 112 menit mengisahkan tentang perjuangan pasukan elite TNI dalam menyelamatkan sandera dari sekelompok teroris internasional, dan ini dapat menjadi inspirasi bagi para generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.</p><p>Melalui momen ini, kata Aster Kasdam I Bukit Barisan, dengan melibatkan para veteran pejuang, TNI ingin ada kedekatan langsung dengan pelaku sejarah.</p><p>Selain itu, tambahnya, film ini untuk memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) selalu siap setiap saat dalam melaksanakan tugas dalam menghadapi setiap ancaman yang akan memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), baik dari dalam maupun luar negeri.</p><p>Senada dengan itu, Ketua DPD Legiun Veteran RI Sumatera Utara, Kolonel Inf Purn Alauddin AE mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada Kodam I Bukit Barisan yang telah mengundang para veteran untuk nonton bersama.</p><p>"Dengan kegiatan ini merupakan hiburan bagi para veteran dan silahturahmi dengan para prajurit TNI dalam menjalin kebersamaan dan silaturahmi," ucapnya.</p><p>Kenangnya lagi, "Kalau dulu kita bersatu dan berkorban dalam merebut kemerdekaan. Tentunya tidak cukup dengan bersatu dan rela berkorban akan tetapi rasa kebersamaan itulah bisa mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan".</p><p>Masih menurut mantan Bupati Aceh Timur ini, "Kalau soal semangat tetap sama, tak kalah dengan yang muda-muda".</p><p>"Jadi kita selalu siap dan senantiasa memberikan sumbangsih pikiran dalam mempertahankan demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Indonesia," tandasnya.</p><p>Rasa apresiasi dan terima kasih juga disampaikan para veteran, termasuk di antaranya Kopral Untung (92), warga Tembung ini menyebutkan sangat senang dan serasa muda serta bersemangat kembali.</p><p>Sebagaimana diketahui, film bergenre laga ini diperankan oleh artis film kenamaan, seperti Maruli Tampubolon, Restu Sinaga, dan Prisia Nasution.</p><p>Selain para bintang kenamaan, film ini juga diperankan oleh prajurit aktif dan melibatkan pasukan Kopassus, Kostrad, Kopaska hingga TNI AU. Sebagai bukti TNI hadir untuk rakyat.</p><p>Nonton film bareng ini dihadiri 200 orang veteran yang tidak hanya berasal dari Medan saja akan tetapi dari sejumlah kawasan di Sumatra Utara, di antaranya Deliserdang, Binjai, dan Langkat.</p><p><br></p><p> Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Dewi Rusiana</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com