Senin, 24 September 2018 | 23:21 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Li Keqiang Temui Donald Trump

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p>Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menemui Presiden AS Donald Trump pada kemarin sore(9/11) di Balai Agung Rakyat. <p>Li Keqiang mengatakan, dewasa ini hubungan Tiongkok-AS berkembang dengan stabil. Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump mengadakan pertemuan dan hubungan telepon beberapa kali dengan sukses, dan selama kunjungan Donald Trump di Tiongkok kali ini telah diadakan pertemuan yang mencapai kesepahaman penting terkait rencana hubungan dan kerja sama kedua negara di masa depan. Kunjungan timbal balik tingkat tinggi dan komunikasi erat antara kedua negara akan menginjeksikan dinamika baru ke dalam kerja sama kedua pihak, dan mendorong hubungan kedua negara ke level yang lebih tinggi. <p>Li Keqiang menunjukkan, Tiongkok dan AS telah membentuk pola kerja sama ekonomi yang berpadu kepentingannya secara mendalam. Tren perkembangan ekonomi Tiongkok dan AS yang baik tidak saja menguntungkan kedua negara tapi juga bermanfaat bagi seluruh dunia. Tiongkok sebagai negara berkembang yang terbesar memiliki pasar yang luas dan sumber daya manusia yang berlimpah, sementara AS sebagai negara maju yang terbesar memiliki teknologi canggih dan pengalaman yang maju. Maka kedua negara memiliki potensi kerja sama yang sangat besar. Kedua negara hendaknya meningkatkan saling keterbukaan lebih lanjut demi menciptakan iklim kondusif persaiangan adil bagi perusahaan kedua negara. Pihak Tiongkok menyambut AS memperluas perdagangan jasa terhadap Tiongkok, dan menmperbesar impor produk iptek tinggi. Kedua negara dapat merealisasi situasi saling menguntungkan dan menang bersama melalui kerja sama perdagangan yang lebih tinggi levelnya dan pengembangan keunggulan saling melengkapi dengan sepenuhnya. <p>Donald Trump menilai tinggi hasil kunjungannya di Tiongkok kali ini. Ia berharap agar kedua negara dapat memperkuat kerja sama secara lebih lanjut, bersama-sama menghadapi tantangan, mendorong hubungan ekonomi dan dagang yang adil dan seimbang, dan mendorong perkembangan lebih lancar hubungan dan kerja sama antara kedua negara. <p></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 24 September 2018 - 22:05 WIB

Divonis 13 tahun penjara, SAT ajukan banding

Ekonomi | 24 September 2018 - 21:57 WIB

PKS: Generasi milenial harus didorong jadi petani

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 21:45 WIB

Polda antisipasi aksi balas dendam suporter Persija

Musibah | 24 September 2018 - 21:23 WIB

Pengemudi truk ditemukan meninggal di rest area

Manajemen | 24 September 2018 - 21:15 WIB

Alasan mengapa pelaku usaha perlu berinvestasi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com