Rabu, 20 Juni 2018 | 16:03 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Presiden Duterte mengaku ketika remaja pernah menikam orang sampai mati

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan ketika masih remaja dia pernah menikam orang sampai mati dalam pidatonya tentang kebijakan kerasnya atas pemberantasan penyelundup dan pengedar narkoba.</p><p>Dia menyampaikan hal tersebut di hadapan komunitas Filipina di kota Danang, Vietnam, menjelang pertemuan APEC. </p><p>&quot;Ketika saya masih remaja, saya ke luar masuk penjara. Saya bertengkar di sini, bertengkar di sana,&quot; kata Duterte, yang memberi izin kepada polisi untuk menembak mati para tersangka pengedar narkoba.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-38893382">Warga Filipina kritik pidato Presiden Duterte yang membahas putranya</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-38458848">Presiden Duterte ancam 'lempar koruptor dari helikopter'</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41186734">Putra Duterte bantah terlibat narkoba dan tolak menjawab Senat</a></li> </ul><p>Sejak berkuasa 16 bulan lalu, kepolisian Filipina mengatakan sudah menewaskan sekitar 4.000 orang dalam upaya memberantas peredaran narkoba. </p><p>Bukan pertama kalinya Presiden Duterte mengaku pernah membunuh orang. Akhir tahun lalu dia mengukuhkan kepada BBC membunuh tiga orang dengan tangannya sendiri saat menjabat sebagai wali kota Davao.</p><p>Kali ini di Danang, pengakuannya ketika dia masih remaja. </p><p>&quot;Pada usia 16 tahun, saya sudah membunuh seseorang. Orang beneran, pertengkaran, penikaman. Saya baru 16 tahun. Berapa banyak lagi sekarang, karena saya presiden,&quot; tambahnya seperti dikutip kantor berita AFP. </p><p>Dia juga mengulang ancamannya akan menampar Agnes Callamard -pelapor khusus untuk pembunuhan tanpa hukum- jika menyelidiki tentang jumlah korban jiwa yang meningkat dalam perang melawan narkoba di Filipina. </p><p>&quot;Apa yang sudah kau lakukan sepanjang waktu? Kenapa kau terlalu terpukau dengan narkoba?&quot; kata Duterte di hadapan warga Filipina di Danang, Kamis (09/10).</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-40962953">Perang Duterte lawan narkoba dipergencar, 58 tewas ditembak pekan ini </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-40075161">Duterte dikecam karena lagi-lagi bercanda soal pemerkosaan</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-39989807">Sebastian Duterte, 'anak brengsek' presiden Filipina </a></li> </ul><p>Walau kerap mengeluarkan komentar yang kontroversial, para wartawan melaporkan pria berusia 72 tahun itu tetap populer di sejumlah warga Filipina, yang yakin bahwa dia membuat masyarakat lebih aman. </p><p>Namun kebijakan 'tembak mati' atas tersangka pengedar narkoba dikritik keras oleh para pegiat hak asasi di Filipina maupun komunitas internasional. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 15:56 WIB

Iriawan usul polisi tambah waktu penjagaan arus balik

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 15:46 WIB

Mendagri: Iriawan memenuhi syarat Pj Gubernur Jabar

Musibah | 20 Juni 2018 - 15:35 WIB

Dua wisatawan terseret gelombang Pantai Teluk Penyu

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 15:26 WIB

Kapolres Langkat : Bukit Lawang ramai pengunjung, arus lalin padat

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 15:15 WIB

Simpang Gadog menuju Puncak kembali padat

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 15:05 WIB

Arus balik sebabkan kepadatan Tol Cikampek arah Jakarta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com