Senin, 24 September 2018 | 09:53 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Masyarakat tangkap buaya di halaman rumah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2zOjQbJ
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2zOjQbJ
<p>Masyarakat Samuda, Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menangkap seekor buaya muara sepanjang sekitar empat meter di halaman rumah salah satu warga setempat.</p><p> "Kami sudah mendapat laporan penangkapan buaya dan kami sedang ke lokasi," kata Komandan Pos Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah Muriansyah di Sampit, Sabtu&nbsp;(11/11).</p><p> Sebulan terakhir, masyarakat yang tinggal di pinggir Sungai Mentaya Sampit selalu waswas saat beraktivitas di sungai karena buaya makin sering muncul. </p><p> Bahkan warga sempat melihat empat buaya sekaligus sedang berjejer di bantaran Pulau Lepeh, sebuah pulau kecil tak berpenghuni yang terletak di tengah Sungai Mentaya.</p><p> Penangkapan buaya di Samuda Kota terjadi pada Jumat (10/11) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, kawasan bantaran sungai di kecamatan tersebut sedang dilanda banjir akibat pasang laut sehingga permukaan Sungai Mentaya ikut naik dan merendam permukiman hingga selutut orang dewasa.</p><p>Diduga buaya kelaparan sehingga mencari makan hingga permukiman. Apalagi, akhir-akhir ini banyak ternak, seperti ayam dan bebek, milik warga hilang diduga dimangsa buaya.</p><p> Saat kejadian, sebagian warga terjaga karena khawatir banjir merendam rumah mereka. Saat itulah ada warga yang melihat kemunculan buaya muara yang dikenal sebagai buaya ganas atau pemangsa di halaman salah rumah warga bernama Hasan.</p><p> Mengetahui hal itu, warga dengan cepat berkumpul dan berusaha menangkap buaya tersebut. Setelah cukup lama, buaya akhirnya berhasil ditangkap dengan menggunakan jaring.</p><p> "Sementara kami amankan dulu sambil menunggu arahan pimpinan. Biasanya dibawa ke Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat, selanjutnya dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Lamandau," kata Muriansyah.</p><p> Serangan buaya terhadap warga sudah banyak memakan korban. Insiden buaya menerkam manusia di kawasan itu pernah terjadi di Kecamatan Pulau Hanaut, Teluk Sampit, Mentaya Hilir Selatan dan Seranau.</p><p> Camat Pulau Hanaut Eddy Mashami mengatakan selama 2016 ada empat warganya yang diterkam buaya. Dari empat orang tersebut, hanya satu korban yang jenazahnya ditemukan, sedangkan tiga orang lainnya hilang hingga saat ini. Tahun ini juga ada warga yang tangannya terluka akibat disambar buaya.</p><p> Jumlah tersebut belum termasuk korban sambaran buaya di lokasi lain, seperti di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, dan Teluk Sampit. Meningkatnya kemunculan buaya, membuat ancaman binatang buas itu juga makin meningkat. &nbsp;(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 09:45 WIB

Sandiaga berkomitmen tingkatkan kesejahteraan pekerja

Aktual IPTEK | 24 September 2018 - 09:35 WIB

Zaman medsos, foto cetak instan tetap diminati

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 09:24 WIB

Duta PBB untuk disabilitas: Penyandang disabilitas belum terperhatikan

Liga Italia | 24 September 2018 - 09:03 WIB

Hasil dan klasemen Liga Italia, Juve jauhi kejaran pesaing

Liga Spanyol | 24 September 2018 - 08:55 WIB

Hasil laga Liga Spanyol, Barcelona kembali ke puncak klasemen

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com