Selasa, 11 Desember 2018 | 03:59 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Presiden Jokowi gelar temu bilateral dengan PM Australia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Presiden Joko Widodo (kiri) melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull di Sydney, Australia, Minggu (26/2). Sumber Foto:  http://bit.ly/2iOLBpJ
Ilustrasi. Presiden Joko Widodo (kiri) melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull di Sydney, Australia, Minggu (26/2). Sumber Foto: http://bit.ly/2iOLBpJ
<p>Presiden Joko Widodo bertemu dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull di sela-sela KTT Kerja sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Da Nang, Vietnam.</p><p>"Salah satu agenda nanti adalah soal Indonesia-Australia CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement)," kata Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan PM Turbull di Hotel Furama, Da Nang, Sabtu (11/11).</p><p>Sebelum menggelar pertemuan, kedua kepala pemerintahan menikmati pemandangan tepi pantai dari atas balkon hotel.</p><p>Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.</p><p>Presiden menghadiri KTT APEC ke-25 di Da Nang, pada 10-11 November. Kemarin Presiden sudah menghadiri APEC Business Advisory Council dengan para pemimpin anggota APEC dan menghadiri makan malam bersama.</p><p>Ada 21 pemimpin anggota APEC yang hadir, antara lain Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden China Xi Jinping, Perdana Menteri Justin Trudeau, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, dan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto.</p><p>APEC 2017 yang bertema "Menciptakan Dinamika Baru, Membina Masa Depan Bersama", akan fokus membahas beberapa masalah, antara lain perekonomian berkesinambungan, integrasi regional, penguatan daya saing usaha mikro kecil dan menengah, perubahan iklim, dan dana pertanian.</p><p>Didirikan pada 1989, APEC tahun ini memasuki fase finalisasi "Bogor Goals" mengenai liberalisasi perdagangan dan investasi pada 2020. Hambatan muncul dalam proses globalisasi dan integrasi ekonomi.</p><p>Ada 21 entitas ekonomi yang menjadi anggota APEC yaitu Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, China, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Filipina, Rusia, Singapura, Taipei, Thailand, Amerika Serikat dan Vietnam. Mereka mewakili 39 persen populasi dunia, menyumbang 57 persen dari PDB dan 49 persen perdagangan global. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 21:15 WIB

JK yakin Pemilu 2019 aman dan ekonomi lebih baik

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:50 WIB

Penetapan DPTHP 3 KPU Sukoharjo kembali tertunda

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 20:39 WIB

Seminar jurnalisme berbasis HAM digelar peringati Hari HAM

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:28 WIB

Pemilih disabilitas di Langkat sebanyak 1.096 orang

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 20:12 WIB

Kementerian ESDM dorong ekonomi desa manfaatkan EBT

<p>Presiden Joko Widodo bertemu dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull di sela-sela KTT Kerja sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Da Nang, Vietnam.</p><p>"Salah satu agenda nanti adalah soal Indonesia-Australia CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement)," kata Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan PM Turbull di Hotel Furama, Da Nang, Sabtu (11/11).</p><p>Sebelum menggelar pertemuan, kedua kepala pemerintahan menikmati pemandangan tepi pantai dari atas balkon hotel.</p><p>Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.</p><p>Presiden menghadiri KTT APEC ke-25 di Da Nang, pada 10-11 November. Kemarin Presiden sudah menghadiri APEC Business Advisory Council dengan para pemimpin anggota APEC dan menghadiri makan malam bersama.</p><p>Ada 21 pemimpin anggota APEC yang hadir, antara lain Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden China Xi Jinping, Perdana Menteri Justin Trudeau, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, dan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto.</p><p>APEC 2017 yang bertema "Menciptakan Dinamika Baru, Membina Masa Depan Bersama", akan fokus membahas beberapa masalah, antara lain perekonomian berkesinambungan, integrasi regional, penguatan daya saing usaha mikro kecil dan menengah, perubahan iklim, dan dana pertanian.</p><p>Didirikan pada 1989, APEC tahun ini memasuki fase finalisasi "Bogor Goals" mengenai liberalisasi perdagangan dan investasi pada 2020. Hambatan muncul dalam proses globalisasi dan integrasi ekonomi.</p><p>Ada 21 entitas ekonomi yang menjadi anggota APEC yaitu Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, China, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Filipina, Rusia, Singapura, Taipei, Thailand, Amerika Serikat dan Vietnam. Mereka mewakili 39 persen populasi dunia, menyumbang 57 persen dari PDB dan 49 persen perdagangan global. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com