Jumat, 24 November 2017

Penderita tomur dapatkan bantuan dari Kapolsek Wanayasa

Sabtu, 11 November 2017 10:26

Istimewa. Foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta Istimewa. Foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta
Ayo berbagi!

Seorang anak di Kampung Bayuwangi Rt12/05 Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa Purwakarta, Jawa Barat, berharap sembuh dan dapat bersekolah kembali seperti anak anak seusianya.

Ia Adalah Dandi Hidayat berusia 13 tahun saat ini hanya berbaring di lantai kayu beralaskan kasur. Kondisinya sangat memprihatinkan, dengkul dibagian kaki kirinya sudah membesar dan penyakitnya itu menggerogoti tubuhnya sehingga badanya tinggal hanya tulang dibalut kulit.

Dandi sebelumnya, tercatat sebagai pelajar kelas 1 SMP di wanayasa, karena tumor yang dideritanya, terpaksa berhenti untuk sekolah.

Kepada Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, Jumat (10/11) Yuyun Yuningsih orang tua penderita mengungkapkan, awalnya anaknya itu mengalami sakit di bagian bawah dengkul kaki kirinya dengan disertai benjolan kecil.

Pada 2016 lalu korban sering mengutarakan kesakitanya itu, kemudian dengan menggunakan Jamkesda korban dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Korban divonis dokter di Rs Hasan sadikin Bandung menderita tumor, dan dianjurkan untuk menjalani pengobatan dalam waktu satu minggu sekali dengan cara dikemoterafi.

Selama 15 kali korban dapat menjalani kemoterafi di Rs Hasan Sadikin Bandung, dan sedikit telah mengalami perubahan dengan benjolan tidak membesar serta sakitnya agak berkurang.

Karena orang tua korban yaitu ayahnya bekerja serabutan dan untuk menghidupi keluarganya tidak mencukupi, maka pengobatan anaknya itu dihentikan.

Selama 6 bulan tidak diobati, korban semakin menderita karena selain tidak dapat berjalan badanya semakin kecil dan kurus, namun dengkul bagian kaki kiri telah membesar hingga kebagian pahanya.

Yuyun sangat sedih dan prihatin karena ingin mengobati anaknya agar sembuh dan dapat bersekolah seperti anak seusianya, namun dengan berbagai cara untuk melanjutkan pengobatanya diantaranya dengan membuat kartu BPJS.

Meski kartu jaminan kesehatan itu sudah selesai namun belum dapat dipakai untuk mengobati anaknya di karenakan ada keterbatasan pada biaya untuk transfortasi dan biaya sehari hari sehingga pengobatan anaknya itu ditunda hingga 6 bulan ini dan korban akhirnya tak berdaya di tempat tidur.

Sementara itu, Kapolsek Wanayasa Akp Sutikno, pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat bahwa diwilayahnya ada anak yang menderita tumor, Ia sebagai pelayan masyarakat turut membantu meringankan bebanya dengan memberi bantuan berupa uang.

Sutikno mengajak para warga masyarakat/ donatur untuk dapat membantu meringankan beban penyakitnya sehingga Dandi dapat melanjutkan pengobatanya sehingga dapat sehat seperti sebelumnya.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, kasus tumor seperti ini sudah pernah ada dan juga ditanganinya yaitu didaerah sawit. Dan untuk kasus tumor Dandi warga Wanayasa ini, menurutnya Dia juga siap untuk membantu mengobati dengan dibawa ke Rs Hasan Sadikin kembali dengan transfortasi serta biaya untuk menunggu selama di rumah sakit akan ditanggung pula.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar