Jumat, 21 September 2018 | 23:46 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

NTT mengirim 59.000 ekor sapi ke Jawa-Kalimantan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: http://bit.ly/2gHqtlj
Ilustrasi. Foto: http://bit.ly/2gHqtlj
<p>Provinsi Nusa Tenggara Timur hingga November 2017 telah mengirimkan sapi sebanyak 59.000 ekor ke sejumlah daerah tujuan Pulau Jawa dan Kalimantan, kata Kepala Dinas Peternakan setempat Dani Suhadi.</p><p> "Pengiriman sapi kita sampai saat ini sudah mencapai 59.000 ekor yang tercatat per Kamis (9/11)," kata Dani Suhadi saat dihubungi Antara di Kupang, Sabtu&nbsp;(11/11).</p><p> Ia mengatakan, proses pengiriman sapi ke daerah tujuan di Jawa maupun Kalimantan saat ini terus berjalan secara menggunakan kapal cargo dan kapal tol laut KM Cemara Nusantara.</p><p> Sejauh ini, katanya, aktivitas pengiriman sapi dari provinsi setempat masih dominan menggunakan kapal cargo, mencapai sekitar 70 persen dan sisanya dengan tol laut.</p><p> Ia menjelaskan, pengiriman sapi dengan kapal KM Cemara Nusantara sebelumnya sempat tertunda karena masa dok kapal yang berlangsung hingga 20 hari.</p><p> "Namun sekarang sudah selesai sehingga beberapa hari ke depan ini kapal Cemara Nusatara mulai beroperasi lagi melakukan pengiriman," katanya.</p><p> Dani mengaku optimististis capaian jumlah pengiriman sapi antarpulau untuk tahun ini bisa mencapai target pemerintah setempat sebanyak 65.300 ekor.</p><p> Di sisi lain, katanya, kondisi populasi sapi di provinsi berbasiskan kepulauan itu terus diperkuat melalui program sapi induk wajib bunting (SIWAB) dengan pemberian inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik.</p><p> Dinas Peternakan sendiri mencatat realisasi IB hingga November 2017 telah mencapai 38.000 ekor atau melampaui dari yang ditargetkan sebanyak 25.965 ekor sapi indukan.</p><p> Bahkan dengan capaian itu, lanjut Dani, Kementerian Pertanian telah menambah lagi target pemberian IB menjadi 53.000 ekor hingga akhir tahun ini.</p><p> Ia mengatakan, upaya penguatan produktivitas sapi itu diharapkan ke depan semakin meningkatkan pendapatan para petani peternak, di sisi lain juga mendukung aktivitas antapulau sapi.</p><p> "Untuk pengiriman sapi ke luar daerah tentu disesuaikan dengan kondisi populasi di daerah, pemerintah juga melarang adanya pemotongan maupun pengiriman sapi betina produktif agar populasi sapi kita tetap terjaga," katanya.&nbsp;(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 22:07 WIB

Relawan Buruh Sahabat Jokowi dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Kriminalitas | 21 September 2018 - 21:33 WIB

Polisi amankan 12 pelaku curanmor di Bojonegoro

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:25 WIB

Tolak kekerasan di Bengkulu, HMI geruduk DPRD Malang

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com