Senin, 24 September 2018 | 09:50 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Indonesia sepakati kerjasama olahraga dengan Lebanon

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2zOifCS
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2zOifCS
<p>Pemerintah Indonesia menyepakati kerjasama di bidang olahraga dengan Lebanon, terutama cabang pencak silat dan bulu tangkis, menyusul kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi ke sejumlah negara di Timur-Tengah.</p><p> "Kami berencana membantu pengembangan olahraga di Lebanon terutama cabang pencak silat dan bulu tangkis yang menjadi andalan Indonesia," kata Menpora Imam Nahrawi dalam situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu&nbsp;(11/11).</p><p> Kerjasama Indonesia-Lebanon dalam bidang olahraga dan budaya itu tertuang dalam surat perjanjian yang ditandatangani Menpora Imam Nahrawi dan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Lebanon Mohammad Fneish di Beirut, pada Jumat (10/11).</p><p> "Hubungan erat kedua negara yang historis pantas untuk terus dieratkan. Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam hal ini berinisiatif meningkatkan kerjasama, terutama bidang keolahragaan," ujar Menpora selepas menandatangani surat perjanjian kerjasama bidang olahraga dan kebudayaan dengan Fneish.</p><p> Indonesia, menurut Menpora, mempunyai tradisi panjang dalam bidang bulu tangkis yang menjadi daya tarik bagi Lebanon untuk meminta pengiriman pelatih dari Tanah Air.</p><p> Sementara, pencak silat menjadi cabang yang dipromosikan Indonesia sebagai olahraga asli Merah-Putih agar diakui secara internasional.</p><p> "Kami berharap pencak silat dapat dipertandingkan secara resmi dalam Olimpiade dengan dukungan dari puluhan negara. Kami harus mempromosikan pencak silat sebagai cabang olahraga ke berbagai negara," ujar Menpora.</p><p> Indonesia dan Lebanon mempunyai kedekatan historis menyusul negara di Timur-Tengah itu menjadi salah satu negara yang mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia pada 1947.</p><p> Lebanon dan Mesir menjadi termasuk negara di kawasan Timur-Tengah yang menyatakan Indonesia secara de facto dan de jure ketika sejumlah negara internasional belum mengakui Indonesia.&nbsp;(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 09:45 WIB

Sandiaga berkomitmen tingkatkan kesejahteraan pekerja

Aktual IPTEK | 24 September 2018 - 09:35 WIB

Zaman medsos, foto cetak instan tetap diminati

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 09:24 WIB

Duta PBB untuk disabilitas: Penyandang disabilitas belum terperhatikan

Liga Italia | 24 September 2018 - 09:03 WIB

Hasil dan klasemen Liga Italia, Juve jauhi kejaran pesaing

Liga Spanyol | 24 September 2018 - 08:55 WIB

Hasil laga Liga Spanyol, Barcelona kembali ke puncak klasemen

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com