Jumat, 22 Juni 2018 | 06:35 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Indonesia sepakati kerjasama olahraga dengan Lebanon

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2zOifCS
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2zOifCS
<p>Pemerintah Indonesia menyepakati kerjasama di bidang olahraga dengan Lebanon, terutama cabang pencak silat dan bulu tangkis, menyusul kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi ke sejumlah negara di Timur-Tengah.</p><p> "Kami berencana membantu pengembangan olahraga di Lebanon terutama cabang pencak silat dan bulu tangkis yang menjadi andalan Indonesia," kata Menpora Imam Nahrawi dalam situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu&nbsp;(11/11).</p><p> Kerjasama Indonesia-Lebanon dalam bidang olahraga dan budaya itu tertuang dalam surat perjanjian yang ditandatangani Menpora Imam Nahrawi dan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Lebanon Mohammad Fneish di Beirut, pada Jumat (10/11).</p><p> "Hubungan erat kedua negara yang historis pantas untuk terus dieratkan. Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam hal ini berinisiatif meningkatkan kerjasama, terutama bidang keolahragaan," ujar Menpora selepas menandatangani surat perjanjian kerjasama bidang olahraga dan kebudayaan dengan Fneish.</p><p> Indonesia, menurut Menpora, mempunyai tradisi panjang dalam bidang bulu tangkis yang menjadi daya tarik bagi Lebanon untuk meminta pengiriman pelatih dari Tanah Air.</p><p> Sementara, pencak silat menjadi cabang yang dipromosikan Indonesia sebagai olahraga asli Merah-Putih agar diakui secara internasional.</p><p> "Kami berharap pencak silat dapat dipertandingkan secara resmi dalam Olimpiade dengan dukungan dari puluhan negara. Kami harus mempromosikan pencak silat sebagai cabang olahraga ke berbagai negara," ujar Menpora.</p><p> Indonesia dan Lebanon mempunyai kedekatan historis menyusul negara di Timur-Tengah itu menjadi salah satu negara yang mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia pada 1947.</p><p> Lebanon dan Mesir menjadi termasuk negara di kawasan Timur-Tengah yang menyatakan Indonesia secara de facto dan de jure ketika sejumlah negara internasional belum mengakui Indonesia.&nbsp;(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 22 Juni 2018 - 06:31 WIB

Kroasia gunduli Argentina 3-0

Kecelakaan | 21 Juni 2018 - 21:38 WIB

TNI kerahkan penyelam Marinir cari korban KM Sinar Bangun

Event | 21 Juni 2018 - 21:21 WIB

Messi lebih baik daripada Maradona

Asian Games 2018 | 21 Juni 2018 - 21:12 WIB

Menpora: Prediksi medali Asian Games sudah 80 persen

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 20:57 WIB

Prabowo Subianto semangati kader di Pilkada Sumatera Selatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com