Rabu, 26 September 2018 | 12:49 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Disnak NTT siapkan rute baru kapal ternak

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2yysB9T
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2yysB9T
<p>Dinas Peternakan Nusa Tenggara Timur menyiapkan rute baru untuk kapal ternak bantuan dari Kementerian Perhubungan yang direncanakan sebanyak dua unit.</p><p> "Kami masih membahas rute baru kapal ternak ini tapi belum final karena ini juga menyangkut kelancaran pengangkutan ternak dan keberlanjutannya," kata Kepala Dinas Peternakan Nusa Tenggara Timur Dani Suhadi saat dihubungi Antara di Kupang, Sabtu (11/11).</p><p> Ia mengatakan hal itu terkait tambahan dua kapal ternak dari pemerintah pusat untuk mengangkut ternak dari NTT ke sejumlah daerah seperti Pulau Jawa dan Sumatera.</p><p> Ia mengaku, belum mengetahui seberapa banyak kapasitas muatan kapal baru tersebut namun sudah mendapatkan informasi pengadaan kapal tersebut dari Kementerian Perhubungan dengan otoritanya melalui Kementerian Pertanian.</p><p> Menurutnya, terkait bantuan tersebut, Gubernur NTT juga telah mengarahkan agar rute-rute kapal bisa menjangkau secara memadai terutama di sejumlah pelabuhan yang selama ini masih mengandalkan kapal kargo.</p><p> "Terutama di Pulau Timor seperti di Pelabuhan Wini Kabupaten Timor Tengah Utara, Pelabuhan Atapupu Kabupaten Belu dan juga di Pulau Sumba yang selama ini masih mengangkut dengan kapl kargo," katanya.</p><p> Menurutnya, bantuan kapal ternak teraebuw sangat bermanfaat membantu kelancaran aktivitas antarpulau ternak sapi dari daerah itu karena selama ini 70 sekitar 70 persen masih mengandalkan kapal kargo.</p><p> "Angkutan ini tentu sangat bermanfaat terutama terkait dengan prinsip pengangkutan ternak yang menjamin kesejahteraan hewan yang juga diatur dalam undang-undang," katanya.</p><p> Dani meyakini bantuan kapal ternak tersebut juga berkontribusi besar memperlancar antarpulau sapi dari provinsi berbasiskan kepulauan itu yang ditargerkan dalam tahun ini sudah mencapai 65.300 ekor.</p><p> Dinas Peternakan mencatat, sampai November 2017 jumlah sapi yang dikirim ke sejumlah daerah di Jawa dan Kalimantan sudah mencapai 59.000 ekor.</p><p> Menurutnya, dibutuhkan setidaknya tiga kapal ternak seperti KM Cemara Nusantara untuk mendukung kelancaran endistribusian hewan ternak dari NTT ke berbagai daerah di Indonesia.</p><p> "Tambahan dua kapal ternak kno nantinya beroperasi dengan KM Cemara Nusantara yang beberapa hari lagi beroperiasi karena sebelumnya sempat mengalami masa dok sekitar 20 hari," katanya.&nbsp;(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
| 26 September 2018 - 12:46 WIB

Pertamina: Bisnis migas miliki risiko tinggi

Konsultasi | 26 September 2018 - 12:37 WIB

Apa itu brand identity dan pentingnya bagi bisnis Anda

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 12:29 WIB

Yogyakarta siagakan tim reaksi cepat jelang pancaroba

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 12:18 WIB

Presiden segera putuskan pengganti Din Syamsuddin

Pemilihan Presiden 2019 | 26 September 2018 - 12:06 WIB

Politisi Golkar sebut Yenny Wahid akan dukung Jokowi

Pemilihan Presiden 2019 | 26 September 2018 - 11:55 WIB

Mahfud MD ikut hadiri pertemuan Ma`ruf Amin-Keluarga Gus Dur

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 26 September 2018 - 12:46 WIB

Pertamina: Bisnis migas miliki risiko tinggi

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com