Senin, 10 Desember 2018 | 10:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

KSAD: TNI tangani kelompok bersenjata Papua secara persuasif

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono. Sumber Foto:
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono. Sumber Foto:
<p>Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono mengatakan pasukan TNI bersama dengan aparat Polri menangani kelompok kriminal bersenjata yang melakukan penyanderaan di Papua dengan cara persuasif.</p><p> "Kita melakukan pendekatan dengan cara persuasif, jadi tidak menggunakan cara kekerasan," katanya usai meresmikan prasasti tulisan tangan Presiden RI Pertama Soekarno di Akademi Militer Magelang, Sabtu&nbsp;(11/11).</p><p>"Mudah-mudahan tidak ada apa-apa," katanya.</p><p> Ia mengatakan gabungan pasukan TNI dan Polri di sana berusaha semaksimal mungkin menggunakan cara yang persuasif untuk mengatasi ancaman kelompok bersenjata. Tim kecil juga sudah disiapkan untuk mendekati kelompok-kelompok bersenjata di Papua.</p><p>"Untuk melakukan tugas tersebut dipilih orang-orang yang punya spesifikasi atau kemampuan soal itu," katanya.</p><p> KSAD menegaskan bahwa para prajurit tidak ditugaskan untuk berperang dengan mereka, tetapi untuk menyadarkan mereka agar melepaskan para sandera.</p><p> "Tujuan utama bukan perang dengan mereka, itu yang harus digarisbawahi," katanya. &nbsp;(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 10:19 WIB

Merapi berkabut, status masih waspada

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 09:55 WIB

Warga keluhkan harga tiket penerbangan keluar Timika

Aktual Sepakbola | 10 Desember 2018 - 09:35 WIB

Polda Metro siap amankan perayaan Persija

Bencana Alam | 10 Desember 2018 - 09:26 WIB

Terjadi 31 kegempaan letusan Anak Krakatau

<p>Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono mengatakan pasukan TNI bersama dengan aparat Polri menangani kelompok kriminal bersenjata yang melakukan penyanderaan di Papua dengan cara persuasif.</p><p> "Kita melakukan pendekatan dengan cara persuasif, jadi tidak menggunakan cara kekerasan," katanya usai meresmikan prasasti tulisan tangan Presiden RI Pertama Soekarno di Akademi Militer Magelang, Sabtu&nbsp;(11/11).</p><p>"Mudah-mudahan tidak ada apa-apa," katanya.</p><p> Ia mengatakan gabungan pasukan TNI dan Polri di sana berusaha semaksimal mungkin menggunakan cara yang persuasif untuk mengatasi ancaman kelompok bersenjata. Tim kecil juga sudah disiapkan untuk mendekati kelompok-kelompok bersenjata di Papua.</p><p>"Untuk melakukan tugas tersebut dipilih orang-orang yang punya spesifikasi atau kemampuan soal itu," katanya.</p><p> KSAD menegaskan bahwa para prajurit tidak ditugaskan untuk berperang dengan mereka, tetapi untuk menyadarkan mereka agar melepaskan para sandera.</p><p> "Tujuan utama bukan perang dengan mereka, itu yang harus digarisbawahi," katanya. &nbsp;(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

Kamis, 06 Desember 2018 - 09:52 WIB

BTS peringkat 8 artis top Billboard

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com