Selasa, 11 Desember 2018 | 04:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Produksi kurang harga Bandeng naik di Lhokseumawe

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2hm9iFK
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2hm9iFK
<p>Harga ikan bandeng di sejumlah pasar tradisional Kota Lhokseumawe, saat ini mengalami kenaikan 5 persen, karena hasil tambak petani mengalami penurunan, sehingga pasokan berkurang.</p><p> Samsul, salah seorang pedagang di Pasar Pusong, Lhokseumawe, Sabtu (11/11) menyebutkan, harga ikan bandeng saat ini Rp30 ribu/Kg, sedangkan sebelumnya paling tinggi hanya Rp25 ribu/Kg.</p><p> Menurut dia, sudah hampir sebulan, harga ikan bandeng terus naik, naik, bahkan kenaikannya makin tinggi bila dibandingkan harga sebelumnya.</p><p> Naiknya harga salah satu ikan budidaya tersebut, disebabkan oleh minimnya pasokan dari sejumlah daerah pertambakan di sekitar wilayah Lhokseumawe, seperti di wilayah Muara Dua dan Blang Mangat.</p><p> Kedepan, harga ikan bandeng diprediksikan akan meningkat lagi, karena selain pasokannya berkurang, juga dipengaruhi oleh bakal tingginya permintaan karena menjelang perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.</p><p> Pada masa-masa perayaan maulid, warga melakukan kenduri dan ikan bandeng termasuk salah satu menu kenduri, jelas pedagang ikan itu lagi.</p><p> Sementara itu, salah seorang pedagang lainnya di Pasar Inpres Lhokseumawe, Munir menambahkan, minimnya pasokan ikan bandeng selama ini, dikarenakan produksi dari petani tambak sendiri sudah mulai berkurang.</p><p> Malah sebutnya, sekarang banyak petani tambak di Lhokseumawe dan sekitarnya, sudah mulai beralih membudidayakan udang kembali dibandingkan dengan bandeng, karena dianggap lebih menguntungkan.</p><p> "Sekarang banyak petani tambak yang sebelumnya membudidayakan bandeng, kini beralih membudidayakan udang, karena dianggap lebih menguntungkan dan tidak menunggu masa panen yang lama, sehingga dengan beralihnya jenis budidaya tersebut, pasokan bandeng mulai berkurang dan harganya juga semakin tinggi," ungkap Munir.&nbsp;(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 21:15 WIB

JK yakin Pemilu 2019 aman dan ekonomi lebih baik

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:50 WIB

Penetapan DPTHP 3 KPU Sukoharjo kembali tertunda

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 20:39 WIB

Seminar jurnalisme berbasis HAM digelar peringati Hari HAM

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:28 WIB

Pemilih disabilitas di Langkat sebanyak 1.096 orang

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 20:12 WIB

Kementerian ESDM dorong ekonomi desa manfaatkan EBT

<p>Harga ikan bandeng di sejumlah pasar tradisional Kota Lhokseumawe, saat ini mengalami kenaikan 5 persen, karena hasil tambak petani mengalami penurunan, sehingga pasokan berkurang.</p><p> Samsul, salah seorang pedagang di Pasar Pusong, Lhokseumawe, Sabtu (11/11) menyebutkan, harga ikan bandeng saat ini Rp30 ribu/Kg, sedangkan sebelumnya paling tinggi hanya Rp25 ribu/Kg.</p><p> Menurut dia, sudah hampir sebulan, harga ikan bandeng terus naik, naik, bahkan kenaikannya makin tinggi bila dibandingkan harga sebelumnya.</p><p> Naiknya harga salah satu ikan budidaya tersebut, disebabkan oleh minimnya pasokan dari sejumlah daerah pertambakan di sekitar wilayah Lhokseumawe, seperti di wilayah Muara Dua dan Blang Mangat.</p><p> Kedepan, harga ikan bandeng diprediksikan akan meningkat lagi, karena selain pasokannya berkurang, juga dipengaruhi oleh bakal tingginya permintaan karena menjelang perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.</p><p> Pada masa-masa perayaan maulid, warga melakukan kenduri dan ikan bandeng termasuk salah satu menu kenduri, jelas pedagang ikan itu lagi.</p><p> Sementara itu, salah seorang pedagang lainnya di Pasar Inpres Lhokseumawe, Munir menambahkan, minimnya pasokan ikan bandeng selama ini, dikarenakan produksi dari petani tambak sendiri sudah mulai berkurang.</p><p> Malah sebutnya, sekarang banyak petani tambak di Lhokseumawe dan sekitarnya, sudah mulai beralih membudidayakan udang kembali dibandingkan dengan bandeng, karena dianggap lebih menguntungkan.</p><p> "Sekarang banyak petani tambak yang sebelumnya membudidayakan bandeng, kini beralih membudidayakan udang, karena dianggap lebih menguntungkan dan tidak menunggu masa panen yang lama, sehingga dengan beralihnya jenis budidaya tersebut, pasokan bandeng mulai berkurang dan harganya juga semakin tinggi," ungkap Munir.&nbsp;(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com