Rabu, 19 September 2018 | 05:23 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Enam warga OKU Selatan meninggal akibat longsor

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Sebanyak enam orang warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan meninggal dunia akibat bencana alam tanah longsor yang terjadi di wilayah itu dampak dari tingginya intensitas hujan sejak dua hari terakhir.</p><p>"Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi Kamis (9/11) menyebabkan enam orang warga di Desa Cukohnau dan Desa Sadau Jaya Kecamatan Sungai Are Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) meninggal dunia," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan Donni Agusta di Muaradua, Sabtu&nbsp;(11/11).</p><p>Dia mengatakan, tingginya intensitas hujan sejak pukul 14.00 WIB menyebabkan tanah longsor yang menimbun rumah Hatam (62) warga Desa Cokohnau Kecamatan Sungai Are hingga meninggal dunia.</p><p>"Sedangkan istri korban Satam (55) serta menantunya Sukardi (28) mengalami luka ringan karena saat terjadi longsor berada di dalam rumah," katanya.</p><p>Selanjutnya kata dia, bencana longsor susulan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di Desa Sadau Jaya menimbun satu rumah warga yang dihuni tujuh orang tersebut, lima di antaranya meninggal dunia atas nama Riswandi (40) beserta istrinya Susmita (34) serta ketiga anaknya Angga (7), Rifki (4) dan Alex (9).</p><p>"Sedangkan dua anak korban lainnya yaitu Iprianto (20) dan Juwita (12) mengalami luka ringan hingga menjalani perawatan di puskesmas terdekat ," jelasnya.</p><p>Menurut dia, meluapnya air di Sungai Are kecamatan setempat akibat hujan deras di wilayah itu menyebabkan banjir hingga terjadi longsor di dua desa yang menewaskan enam warga dan empat orang lainnya mengalami luka akibat tertimbun tanah.</p><p>"Seluruh korban sudah dievakuasi oleh pihaknya bersama anggota TNI serta dinas terkait. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PU setempat dan menerjunkan tim dari BPBD guna mengantisipasi terjadinya bencana susulan," kata dia.</p><p>Sementara itu, Kepala Desa Pulau Kemuning Kecamatan Sungai Are, Nopriansyah saat dikonfirmasi secara terpisah mengatakan bahwa luapan air sungai menyebabkan banjir bandang melanda desa setempat dan dua desa lainnya yaitu Ujanmas serta Tanjung Harapan Kecamatan Sindang Danau.</p><p>"Ketinggian air tiga meter ini sudah merusak sejumlah infrastruktur seperti jembatan gantung yang baru kami bangun. Selain itu turbin penerangan warga juga hanyut disapu banjir," katanya.</p><p>Bahkan, sejumlah lahan pertanian seperti sawah padi yang saat ini memasuki musim tanam rusak akibat diterjang banjir bandang tersebut.</p><p>Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, kata kades, warga setempat khususnya&nbsp;yang bermukim di bibir sungai diminta untuk mengungsi sementara waktu agar tidak menimbulkan korban jiwa akibat bencana alam tersebut.</p><p>"Karena banjir hampir merendam rumah penduduk yang berada di pinggir Sungai Are," ujarnya.&nbsp;(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 18 September 2018 - 21:50 WIB

Farhat Abbas dilaporkan ke Bareskrim dugaan ujaran kebencian

Lingkungan | 18 September 2018 - 21:38 WIB

Pertamina kembangkan transplantasi terumbu karang buatan

Pembangunan | 18 September 2018 - 21:27 WIB

Bursa Inovasi Desa jadi alternatif pembangunan

Sosbud | 18 September 2018 - 21:16 WIB

Pangdam I/BB serahkan piagam ke peserta lomba HUT TNI

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:58 WIB

Tanggapi keluhan warga, Ridwan Kamil luncurkan JabarQR

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:45 WIB

Pansus LPj 2017 endus maraknya papan reklame bodong di Medan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

Sabtu, 15 September 2018 - 19:57 WIB

Asyik swafoto, dua orang tewas terseret ombak

Sabtu, 15 September 2018 - 10:35 WIB

Revitalisasi Kalimalang jadi wisata alam perdana Bekasi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com