Sabtu, 25 November 2017

Kuburan massal ditemukan di Irak: ISIS ubah pangkalan udara menjadi 'lokasi pembantaian'

Minggu, 12 November 2017 13:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
Kuburan massal
AFP/GETTY IMAGES
Aparat keamanan Irak meninjau lokasi yang diyakini senagai kuburan massal.

Sebuah kuburan masal yang berisi sedikitnya 400 jasad ditemukan di dekat kota Hawija, Irak, yang pernah dikuasai kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Gubernur provinsi Kirkuk, Rakan Said mengatakan, ratusan jasad manusia itu ditemukan di pangkalan udara di pinggiran kota tersebut.

Kota Hawija, yang terletak sekitar 240km dari utara Baghdad, berhasil dikuasai kembali oleh pasukan Irak pada akhir Oktober lalu, setelah sempat dikuasai ISIS sejak 2013.

Beberapa jasad diketahui adalah warga sipil yang masih mengenakan semacam rompi yang digunakan oleh militan ISIS terhadap orang-orang yang akan dihukum mati.

Said mengatakan landasan udara itu diubah oleh ISIS menjadi "lokasi pembantaian" bagi orang-orang sipil.

Kuburan massal
BBC

Jenderal Mortada al-Luwaibi mengatakan pasukan Irak menemukan kuburan massal tersebut berdasarkan kesaksian sejumlah warga lokal.

Pasukan Irak telah menemukan lusinan kuburan massal di sejumlah wilayah yang pernah dikuasai ISIS.

Kantor berita Associated Press, AP, pada tahun lalu, telah mempublikasikan temuan mereka yang mengungkapkan setidaknya ada 72 kuburan massal di berbagai wilayah di Irak.

Diperkirakan ada 5,200 hingga lebih dari 15,000 jasad manusia yang ditermukan di berbagai kuburan massal tersebut, demikian AP.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar