Jumat, 22 Juni 2018 | 20:03 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Warga Bengkalis tewas diamuk gajah liar

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2hqxvOM
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2hqxvOM
<p>Seorang warga Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau yang kesehariannya sebagai petani karet meninggal dunia akibat diamuk seekor gajah liar yang terpisah dari kawanannya.</p><p> "Benar, tapi (penyebab meninggal korban) akibat diinjak atau diseruduk kita belum tau pasti," kata Kepala Seksi Wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Heru Sutmantoro kepada Antara di Pekanbaru, Minggu&nbsp;(12/11).</p><p> Ia menuturkan bahwa saat ini tim BBKSDA Riau bersama dengan jajaran kepolisian resor Bengkalis telah berada di lokasi kejadian. Dari informasi awal yang digali, gajah yang mengamuk tersebut merupakan gajah jantan berusia sekitar 10 tahun.</p><p> Gajah tersebut, kata Heru, terisolir dari kawanannya dan lebih sering berjalan sendirian. Habitat hewan bongsor itu sejatinya di Kawasan Konservasi Giam Siak Kecil dengan koridor ke Kawasan Swaka Margastwa Balai Raja.</p><p> "Namun karena sifat asli gajah jantan lebih sering menyendiri, dan ini yang justri diwaspadai," ujarnya.</p><p> Melengkapi Heru, Kepala Polres Bengkalis, AKBP Abbas Basuni mengatakan bahwa pihaknya telah menggali informasi peristiwa amukan gajah liar yang menyebabkan warga meninggal dunia tersebut.</p><p> "Korban bernam Tukiya, seorang ibu rumah tangga berusia 50 tahun. Korban diduga meninggal akibat diinjak gajah," kata Abbas.</p><p> Menurut Abbas, peristiwa naas yang terjadi di Dusun Sialang Rimbun, Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Bengkalis itu terjadi pada Sabtu kemarin (11/11). Saat itu, korban sedang menderes karet di kebunnya yang hanya berjarak beberapa meter dari kediaman.</p><p> Saat bersamaan, seekor gajah liar diduga mengamuk di kebun warga. Sejumlah warga lainnya yang berada di lokasi yang sama dengan korban berhasil menyelamatkan diri.</p><p> "Sementara korban tidak bisa berlari karena menderita sakit pada bagian kaki hingga menjadi sasaran amukan gajah," urainya.</p><p> Korban kini telah dimakamkan oleh pihak keluarga. Sementara BBKSDA Riau bersama Polres Bengkalis kini berusaha melokalisir tempat kejadian perkara (TKP) serta menggiring gajah agar kembali ke habitat.&nbsp;(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 22 Juni 2018 - 19:50 WIB

Korupsi bikin sedikitnya Rp211 triliun kerugian per tahun di Kongo

Megapolitan | 22 Juni 2018 - 19:39 WIB

DPD tunda lagi pemilihan wakil ketua

Aktual Luar Negeri | 22 Juni 2018 - 19:27 WIB

ATM India dibobol tikus, ribuan dolar rusak

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 18:56 WIB

Pertamina pastikan pasokan LPG 3 Kg di Deli Serdang aman

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com