Jumat, 22 Juni 2018 | 04:40 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Menlu: ASEAN bersatu hadapi tantangan di kawasan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi. Foto: RadioElshinta
Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi. Foto: RadioElshinta
<p>Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-31 ASEAN di Manila mengatakan bahwa negara-negara anggota ASEAN harus bersatu sebagai suatu komunitas untuk menghadapi tantangan bersama di kawasan.</p><p> "Ke depan tantangan semakin tinggi. Oleh karena itu, ASEAN harus cepat, progresif, dan 'open minded' untuk merespon. Kita harus menjadikan kebersamaan ASEAN sebagai satu komunitas untuk merespon tantangan di kawasan," ujar Menlu Retno Marsudi di Manila, Minggu&nbsp;(12/11).</p><p> Menurut Menlu RI, ASEAN dalam usianya yang ke-50 telah berhasil menciptakan suatu ekosistem yang stabil, damai, dan sejahtera di kawasan Asia Tenggara.</p><p> Namun demikian, Menlu Retno menyampaikan bahwa masih ada beberapa tantangan besar di masa depan yang harus dihadapi bersama oleh negara-negara anggota ASEAN, terutama tantangan dari segi ekonomi dan politik.</p><p> Dari segi ekonomi, Menlu RI menyebutkan bahwa ASEAN masih harus menangani masalah kesenjangan pembangunan (development gap) di antara negara anggotanya.</p><p> "Tantangan kita di ASEAN dari segi ekonomi adalah 'development gap' antara negara maju dan negara berkembang. Sudah menjadi komitmen semua negara ASEAN agar kesenjangan pembangunan bisa dipersempit," ucapnya.</p><p> Namun, Menlu Retno menilai bahwa ASEAN juga merupakan contoh keberhasilan integrasi ekonomi, di mana rata-rata pertumbuhan ekonomi negara ASEAN hampir mencapai lima persen.</p><p> Selanjutnya, dari segi politik, Menlu RI menilai anggota ASEAN harus siap mengidentifikasi dan menangani masalah-masalah politik dan konflik yang dapat mengganggu kestabilan di kawasan.</p><p> "Oleh karena itu, kita harus melakukan pengamatan yang baik tentang 'titik-titik' yang bisa mengganggu stabilitas. Misalnya. soal keamanan di Marawi saat diduduki teroris. Indonesia berinisiatif untuk trilateral dengpan Filipina dan Malaysia untuk mendukung penanganan masalah tersebut secara sub-regional," ujar dia.</p><p> Negara-negara anggota ASEAN juga akan segera menunjuk Sekretaris Jenderal ASEAN yang baru untuk menggantikan Sekjen ASEAN L Luong Minh.&nbsp;(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kecelakaan | 21 Juni 2018 - 21:38 WIB

TNI kerahkan penyelam Marinir cari korban KM Sinar Bangun

Event | 21 Juni 2018 - 21:21 WIB

Messi lebih baik daripada Maradona

Asian Games 2018 | 21 Juni 2018 - 21:12 WIB

Menpora: Prediksi medali Asian Games sudah 80 persen

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 20:57 WIB

Prabowo Subianto semangati kader di Pilkada Sumatera Selatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com