Rabu, 12 Desember 2018 | 13:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

BKKBN gelar sosialisasi KKBPK untuk tingkatkan ketahanan keluarga

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: M Salim/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: M Salim/Radio Elshinta
<p>Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Sumatera Utara menggelar Sosialisasi Program Kependudukan KB melalui kegiatan KIE Kreatif bersama mitra kerja di Desa Pakam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Sumut.</p><p>Demikian disampaikan Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Rabiatun Adawiyah, Sabtu (11/11), seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, M Salim.</i></p><p>Rabiatun mengatakan, manfaat dari Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. </p><p>"Sumatera Utara memiliki penduduk  terbesar keempat setelah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, ini harus menjadi catatan," ujar Rabiatun.</p><p>Lebih lanjut dijelaskan Rabiatun bahwa kualitas orang Sumut masih rendah karena tingkat pendidikan rata-rata masih setingkat SMP. Sehingga kita tertinggal dari negara tetangga.</p><p>Untuk itu Rabiatun mengajak masyarakat untuk ikut program KB guna mengatur angka kelahiran, sehingga ketahanan dan kualitas keluarga dapat ditingkatkan.</p><p>"Batasi jumlahnya, tingkatkan kualitasnya, demi terciptanya generasi yang cerdas," kata Rabiatun.</p><p>Penyebab angka Kematian ibu dan bayi tinggi dikarenakan 4-Terlalu, yakni: </p><p>1 Terlalu muda melahirkan</p><p>2 Terlalu tua melahirkan </p><p>3 Terlalu sering melahirkan </p><p>4 Terlalu banyak melahirkan.</p><p>Sebelumnya perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk Kabupaten Batubara Sofyan mengatakan program KB harus digalakkan terus untuk meningkatkan ketahanan keluarga dan juga meningkatkan kualitas pendidikan anak.</p><p>"Kami menganjurkan kepada masyarakat untuk mengikuti program KB untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dan juga membangun ketahanan keluarga," paparnya.</p><p>Sementara itu, Anggota komisi IX DPR-RI Ansory Siregar memberikan apresiasi kegiatan sosialisasi KIE Kreatif BKKBN ini, diharapkan dari kegiatan ini masyarakat dapat memahami bagaimana pengaturan kelahiran, sehingga dapat tercipta putra putri yang sehat, cerdas dan kuat.</p><p>"Seperti mars KB, rumah tangga rukun raharja, sehingga tercipta generasi, sehat, kuat dan sholeh" pungkas Ansory.</p><p>Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 peserta sosialisasi dari berbagai unsur masyarakat.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
| 12 Desember 2018 - 13:29 WIB

Bekraf beri bantuan pada ribuan pekerja kreatif

Kecelakaan | 12 Desember 2018 - 13:17 WIB

Pesawat Alfra Trans tergelincir saat mendarat di Papua

Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 13:08 WIB

BSSN deteksi 207,9 juta serangan trojan dan 36 juta aktivitas malware

Aktual Pemilu | 12 Desember 2018 - 13:00 WIB

Pemilih gangguan jiwa di Gorontalo capai 525 orang

Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 12:51 WIB

Ibu Negara ajak anak-anak gemari makanan sehat

Aktual Luar Negeri | 12 Desember 2018 - 12:42 WIB

Pengadilan Kanada bebaskan petinggi Huawei dengan jaminan

<p>Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Sumatera Utara menggelar Sosialisasi Program Kependudukan KB melalui kegiatan KIE Kreatif bersama mitra kerja di Desa Pakam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Sumut.</p><p>Demikian disampaikan Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Rabiatun Adawiyah, Sabtu (11/11), seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, M Salim.</i></p><p>Rabiatun mengatakan, manfaat dari Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. </p><p>"Sumatera Utara memiliki penduduk  terbesar keempat setelah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, ini harus menjadi catatan," ujar Rabiatun.</p><p>Lebih lanjut dijelaskan Rabiatun bahwa kualitas orang Sumut masih rendah karena tingkat pendidikan rata-rata masih setingkat SMP. Sehingga kita tertinggal dari negara tetangga.</p><p>Untuk itu Rabiatun mengajak masyarakat untuk ikut program KB guna mengatur angka kelahiran, sehingga ketahanan dan kualitas keluarga dapat ditingkatkan.</p><p>"Batasi jumlahnya, tingkatkan kualitasnya, demi terciptanya generasi yang cerdas," kata Rabiatun.</p><p>Penyebab angka Kematian ibu dan bayi tinggi dikarenakan 4-Terlalu, yakni: </p><p>1 Terlalu muda melahirkan</p><p>2 Terlalu tua melahirkan </p><p>3 Terlalu sering melahirkan </p><p>4 Terlalu banyak melahirkan.</p><p>Sebelumnya perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk Kabupaten Batubara Sofyan mengatakan program KB harus digalakkan terus untuk meningkatkan ketahanan keluarga dan juga meningkatkan kualitas pendidikan anak.</p><p>"Kami menganjurkan kepada masyarakat untuk mengikuti program KB untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dan juga membangun ketahanan keluarga," paparnya.</p><p>Sementara itu, Anggota komisi IX DPR-RI Ansory Siregar memberikan apresiasi kegiatan sosialisasi KIE Kreatif BKKBN ini, diharapkan dari kegiatan ini masyarakat dapat memahami bagaimana pengaturan kelahiran, sehingga dapat tercipta putra putri yang sehat, cerdas dan kuat.</p><p>"Seperti mars KB, rumah tangga rukun raharja, sehingga tercipta generasi, sehat, kuat dan sholeh" pungkas Ansory.</p><p>Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 peserta sosialisasi dari berbagai unsur masyarakat.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com