Jumat, 22 Juni 2018 | 19:49 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Galakkan program KB BKKBN Sumut gelar sosialisasi KKBPK

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: M Salim/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: M Salim/Radio Elshinta
<p>Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Sumatera Utara menggelar Sosialisasi Program Kegiatan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Kreatif di Desa Antara Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batubara.</p><p>Manfaat dari program KB adalah untuk, membatasi jumlah kelahiran guna meningkatkan kualitas anak. Demikian disampaikan Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Rabiatun Adawiyah, Sabtu&nbsp;(11/11),&nbsp;seperti&nbsp;dilaporkan&nbsp;<i>Kontributor&nbsp;Elshinta,&nbsp;M&nbsp;Salim.</i></p><p>"Saat ini penduduk Sumut 15 juta jiwa, dan setiap 1 jam ada 20 bayi yang dilahirkan, program KB bukan membatasi anak, tapi ada tujuan yang mulia yaitu menciptakan kualitas anak," kata Rabiatun.</p><p>Untuk itu Rabiatun mengajak masyarakat untuk ikut program KB dan mengatur angka kelahiran, sehingga ketahanan dan kualitas keluarga dapat ditingkatkan.&nbsp;Anak merupakan tanggung jawab orang tua, bukan hanya diberi makan tapi juga pendidikannya agar menjadi manusia berkualitas.</p><p>Perencanaan keluarga untuk menciptakan ketahanan keluarga merupakan hal penting yang harus dilakukan.</p><p>"BKKBN sekarang tidak hanya terfokus pada program KB, tapi ada hal penting yaitu mengurus kependudukan," pungkasnya.</p><p>Selain itu,&nbsp;Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Batubara yang diwakili oleh Sofyan dalam kesempatan itu mengajak para pasangan usia subur untuk mengikuti program KB.</p><p>Sofyan juga mengajak para kader KB dengan pendekatan KIE untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang program KB dan juga kependudukan. </p><p>Sementara itu, anggota komisi IX DPR-RI Ansory Siregar&nbsp; berharap kegiatan sosialisasi KIE Kreatif BKKBN ini, masyarakat dapat memahami bagaimana pengaturan kelahiran, sehingga dapat tercipta putra putri yang sehat, cerdas ′ kuat.</p><p>"Karena sehat itu mahal, maka berupayalah untuk tetap menjaga kesehatan bukan hanya fisik tapi juga akhlak," pungkas Ansory. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 22 Juni 2018 - 19:39 WIB

DPD tunda lagi pemilihan wakil ketua

Aktual Luar Negeri | 22 Juni 2018 - 19:27 WIB

ATM India dibobol tikus, ribuan dolar rusak

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 18:56 WIB

Pertamina pastikan pasokan LPG 3 Kg di Deli Serdang aman

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 18:38 WIB

PPP bela pemerintah soal angket penunjukan Iriawan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com