Kamis, 23 November 2017

Satukan perbedaan dengan media pagelaran festival

Senin, 13 November 2017 08:24

Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2zRmduH Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2zRmduH
Ayo berbagi!

Bertujuan untuk menyuarakan pesan moral dan nilai-nilai harmoni kehidupan kepada semua masyarakat tanpa memandang perbedaan, dengan media pagelaran 'Festival Seni Budaya Alam Semesta' yang diselenggarakan di Bali, pada Minggu (12/11).

Demikian diungkapkan Hery Sugiarto, Ketua Panitia Festival Seni Budaya Alam Semesta. Acara yang diselenggarakan oleh The International Nature Loving Association (INLA) Bali tersebut mengajak masyarakat untuk saling mengasihi.

Festival semacam itu telah digelar di sejumlah negara seperti Beijing, Hongkong, Taiwan, Korea dan Jakarta, INLA turut berpartisipasi ambil bagian dalam ajang tersebut.

"INLA mengajak masyarakat agar belajar saling mengasihi, mempelajari budi pekerti, sampai menghormati orang tua, guru dan memiliki respek baik terhadap diri sendiri maupun dengan orang lain," katanya.

Sama seperti Sugiarto, Made Mangku Pastika, Gubernur Bali mengatakan bahwa diadakannya festival tersebut diharapkan dapat menjadi sarana persatuan.

 "Hal ini menunjukkan bahwa Tri Hita Karana adalah filosofi universal yang dapat diimplementasikan dalam berbagai bidang kehidupan manusia," papar Made.

Sugiarto menambahkan, lewat ajang ini pula, INLA terus menyebarkan nilai-nilai budi pekerti melalui lagu alam semesta guna mewujudkan generasi muda yang tidak membedakan suku dan agama dan saling mengormati orang tua dan alam semesta. (Ant) 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-FrY

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar