Sabtu, 25 November 2017

Monas akan diizinkan untuk kegiatan kesenian dan keagamaan

Senin, 13 November 2017 09:48

Monas. Sumber foto: http://cdn0-a.production.images.static6.com/M6sk3Y8IGnH_DMmWSmOTDc7_MDY=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1449881/original/014888100_1483002594-20161229-Malam-Pergantian-T Monas. Sumber foto: http://cdn0-a.production.images.static6.com/M6sk3Y8IGnH_DMmWSmOTDc7_MDY=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1449881/original/014888100_1483002594-20161229-Malam-Pergantian-T
Ayo berbagi!

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengizinkan pelaksanaan kegiatan kesenian, kebudayaan, dan keagamaan di kawasan Lapangan Monumen Nasional (Monas).

"Yah sekarang itu tidak boleh kegiatan kebudayaan, kegiatan kesenian tidak boleh, kegiatan pengajian juga tidak boleh," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/11).

Larangan kegiatan keagamaan dan acara yang komersial maupun politis ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 150 Tahun 1994 tentang Penataan Penyelenggaraan Reklame di Kawasan Taman Medan Merdeka (Monumen Nasional).

"Jadi bukan hanya kegiatan agama, karena itu nanti akan ada perubahan Pergub," kata Anies, dikutip Antara.

Anies akan melakukan perubahan dengan harapan, agar masyarakat dapat menggunakan fasilitas di kawasan Monas untuk kegiatan kesenian, kebudayaan, dan keagamaan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar