Senin, 24 September 2018 | 09:48 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Kemendagri rumuskan format kolom agama dan kepercayaan data kependudukan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
KTP elektronik. Sumber foto: http://bit.ly/2zwOKV9
KTP elektronik. Sumber foto: http://bit.ly/2zwOKV9
<p>Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merumuskan format kolom agama dan kepercayaan dalam data kependudukan yang tercantum dalam kartu tanda penduduk elektronik dan kartu keluarga.</p><p>Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh di Bandung, Minggu (12/11), mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kebudayaan dan Kementerian Agama guna memperoleh rumusan format pencantuman agama dan kepercayaan dalam data kependudukan.</p><p>"Saya mengkaji terus ketika akan memasukkan nama organisasi penghayat kepercayaan ini, dan ternyata implikasinya banyak sekali. Dari diskusi dengan Kemdikbud dan Kemenag, kami dari Dukcapil Kemendagri mengerucutkan format untuk menulis nama agama resmi dan atau penghayat kepercayaan," kata Zudan dalam Lokakarya Pers Kemendagri di Bandung, Minggu.</p><p>Bagi warga negara Indonesia penganut satu dari enam agama yang diakui Pemerintah, maka format kolom agama dalam KTP-el dan KK akan ditulis nama agama tersebut. Sementara itu, bagi warga yang ingin mencantumkan diri sebagai penganut kepercayaan di luar enam agama resmi tersebut, maka dalam data kependudukannya akan ditulis "penghayat kepercayaan".</p><p>Kemendagri mempertimbangkan untuk tidak menuliskan nama organisasi penghayat kepercayaan tersebut salah satunya berdasarkan amar putusan Mahkamah Konstitusi yang berpandangan bahwa penganut agama dan penghayat kepercayaan memiliki kedudukan sama sebagai warga negara Indonesia.</p><p>"Jadi, MK menyarankan untuk menulis saja `kepercayaan` atau `penghayat kepercayaan`. Ketika saya tanyakan ke Ketua MK, apakah boleh saya tuliskan jenis penghayatnya, MK mengatakan boleh sepanjang tidak ada masalah dan kesulitan teknis di kemudian hari, sepanjang tidak ada keributan dan pertengkaran antarkelompok karena organisasinya banyak sekali," kata Zudan.</p><p>Berdasarkan data Kemdikbud, hingga akhir Juni 2018, tercatat sebanyak 187 organisasi penghayat kepercayaan yang terdaftar di Pemerintah. Ratusan organisasi penghayat kepercayaan tersebut berada di 13 provinsi dan tercatat sekitar 160 di antaranya yang masih aktif hingga saat ini.</p><p>Mahkamah Konstitusi, pada Selasa (7/11), mengabulkan gugatan atas permohonan pencantuman penghayat kepercayaan dalam kolom agama di KTP. Amar putusan MK menilai perbedaan pengaturan antarwarga negara dalam hal pencantuman elemen data penduduk tidak didasarkan pada alasan yang konstitusional.</p><p>Hakim Konstitusi Saldi Isra mengatakan selama ini penganut agama resmi dan penghayat kepercayaan diberlakukan berbeda dengan tidak adanya keterangan "kepercayaan" bagi para penghayat tersebut di KTP.</p><p>"Pengaturan tersebut telah memperlakukan secara berbeda terhadap hal yang sama, yakni terhadap warga negara penghayat kepercayaan dan warga negara penganut agama yang diakui menurut peraturan perundang-undangan dalam mengakses pelayanan publik," kata Saldi. (Ant) </p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 09:45 WIB

Sandiaga berkomitmen tingkatkan kesejahteraan pekerja

Aktual IPTEK | 24 September 2018 - 09:35 WIB

Zaman medsos, foto cetak instan tetap diminati

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 09:24 WIB

Duta PBB untuk disabilitas: Penyandang disabilitas belum terperhatikan

Liga Italia | 24 September 2018 - 09:03 WIB

Hasil dan klasemen Liga Italia, Juve jauhi kejaran pesaing

Liga Spanyol | 24 September 2018 - 08:55 WIB

Hasil laga Liga Spanyol, Barcelona kembali ke puncak klasemen

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com