Sabtu, 25 November 2017

Langkah pemerintah hadapi penyanderaan di Papua

Senin, 13 November 2017 10:46

Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2zCpY6k Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2zCpY6k
Ayo berbagi!

Hingga saat ini masih terdapat 1.300 orang yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Pemerintah terus melakukan negosiasi dengan kelompok tersebut guna mediasi pembebasan sandera. Selain itu, pemerintah juga telah membentuk tim gabungan guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kepada Elshinta, Senin (13/11), Staf Ahli Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan, Sri Yunanto mengatakan, seluruh elemen yang dimiliki, terutama elemen keamanan  Polri, karena kita melihat ini sebagai suatu tindakan kriminal, telah melakukan komunikasi.

“Polri, Polda Papua, termasuk Kodam dan segenap jajaran dari Jakarta, dari pusat, Polhukam sendiri sudah secara simultan melakukan komunikasi untuk bernegosiasi mengakhiri penyanderaan ini, dan itu sudah berlangsung sejak awal terjadinya penyanderaan itu,” kata dia.

Lebih lanjut, Sri mengatakan, pihaknya memang mengedepankan pendekatan yang negosiatif dan konsultatif dan tidak menggunakan kekerasan, oleh karenanya membutuhkan waktu.

“Dari kelompok penyandera memang tidak terdiri dari satu elemen. Poin-poin yang diinginkan memang sudah ditangkap, cuma memang belum bisa kita ceritakan, karena ini bagian dari satu strategi untuk menangani penyanderaan ini dan aparat sudah mengidentifikasi keinginan sesungguhnya dan sedang didalami,” imbuhnya. 

Penulis: Yuno.

Editor: Dewi Rusiana. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-FrY

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar