Jumat, 24 November 2017

Tiga bangunan kelas di Cianjur ambruk

Senin, 13 November 2017 12:07

Ilustrasi - sekolah ambruk. Sumber foto: http://bit.ly/2zDpKcR Ilustrasi - sekolah ambruk. Sumber foto: http://bit.ly/2zDpKcR
Ayo berbagi!

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mendapat laporan tiga bangunan sekolah milik SMP 3 Sukaresmi ambruk akibat pergerakan tanah, sehingga proses pendidikan terpaksa dialihkan.

Kepala BPBD Cianjur, Ahmad Rivai, pada wartawan, Senin (13/11), mengatakan, telah melihat langsung lokasi bencana di mana tercatat ketiga bangunan milik SMP Negeri 3 Sukaresmi yang ambruk itu, terdiri dari ruang guru dan dua bangunan ruang kelas.

Dikutip Antara, dia menjelaskan, pergerakan tanah kembali terjadi di Kampung Cipari, Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi, yang selama ini dikenal wilayah langganan pergerakan tanah. Informasi warga sebelum pergerakan tanah terjadi diawali dengan hujan deras sejak siang hingga malam hari.

Mereka mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan pergerakan tanah itu, agar waspada dan segera mengungsi jika pergerakan tanah susulan terjadi dan terus meluas karena curah hujan yang terjadi di Cianjur masih sangat tinggi.

"Untuk kemarin dua kali pergerakan tanah yang terjadi malam dan menjelang tengah malam. Warga diminta waspada dengan berbagai potensi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi," katanya.

Dia juga mengimbau relawan untuk siaga 24 jam di lokasi rawan pergerakan tanah itu, meskipun masih jauh dari perkampungan warga, namun relawan diminta untuk melaporkan setiap kejadian dan mengimbau warga untuk mengungsi guna menghindari korban jiwa ketika pergerakan tanah meluas.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar