Selasa, 11 Desember 2018 | 04:00 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Zakat Saham untuk pelaku pasar modal

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ketua Baznas, Bambang Sudibyo. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Ketua Baznas, Bambang Sudibyo. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
<p>Ketua Baznas, Bambang Sudibyo mengatakan, program Sedekah Zakat dan Saham (Sazadah) dapat memfasilitasi investor syariah maupun konvensional untuk menyucikan harta sekaligus berbagi kepada sesama melalui sedekat dan zakat saham atau dana.</p><p>Diharapkan, semakin banyak pelaku pasar modal yang bersedekah dan berzakat produk-produk sekuritasnya. Selain saham, diharapkan juga berzakat obligasi untuk membantu pengentasan kemiskinan.</p><p>"Sangat merugi para investor tidak berzakat, karena berkah dan berlipat ganda," katanya ketika acara Grand Launching Sazadah di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/11).</p><p>Sedekah dan zakat yang dikeluarkan oleh para pemilik saham tersebut akan disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan melalui Baznas. Ini untuk membantu mustahik memperoleh penghidupan lebih baik melalui program Zakat Community Development (ZCD).</p><p>Program ini merupakan pengembangan komunitas dengan mengintegrasikan aspek sosial (pendidikan, kesehatan, agama, lingkungan, dan aspek sosial lainnya) dan aspek ekonomi secara komprehensif yang pendanaan utama bersumber dari zakat, infak dan sedekah sehingga terwujud masyarakat sejahtera dan mandiri.</p><p>"Tahun ini ditargetkan sebanyak 41 titik ZCD terbangun di berbagi desa di Indonesia,"ucapnya.</p><p>Dikatakannya, program ini merupakan pengembangan dari program Berinvestasi Sambil Sedekah (Berkah) yang tahun lalu diluncurkan. "Baznas yerus melakukan inovasi tanpa henti dalam memberikan layanan kepada masyarakat untuk menunaikan zakat dan sedekahnya," katanya.</p><p>Program ini akan menjadi jalan alternatif untuk membendung kepungan kapitalisme saat terjadi kesenjangan sosial yang tinggi. Sedekah dan zakat saham menjadi strategis."Dampak bagi pertumbuhannya sudah 300 persen meningkat, maka zakat saham sisa harta bisa dibersihkan, dilipatgandakan dan disucikan," jelasnya. (dody/Der)</p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 21:15 WIB

JK yakin Pemilu 2019 aman dan ekonomi lebih baik

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:50 WIB

Penetapan DPTHP 3 KPU Sukoharjo kembali tertunda

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 20:39 WIB

Seminar jurnalisme berbasis HAM digelar peringati Hari HAM

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:28 WIB

Pemilih disabilitas di Langkat sebanyak 1.096 orang

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 20:12 WIB

Kementerian ESDM dorong ekonomi desa manfaatkan EBT

<p>Ketua Baznas, Bambang Sudibyo mengatakan, program Sedekah Zakat dan Saham (Sazadah) dapat memfasilitasi investor syariah maupun konvensional untuk menyucikan harta sekaligus berbagi kepada sesama melalui sedekat dan zakat saham atau dana.</p><p>Diharapkan, semakin banyak pelaku pasar modal yang bersedekah dan berzakat produk-produk sekuritasnya. Selain saham, diharapkan juga berzakat obligasi untuk membantu pengentasan kemiskinan.</p><p>"Sangat merugi para investor tidak berzakat, karena berkah dan berlipat ganda," katanya ketika acara Grand Launching Sazadah di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/11).</p><p>Sedekah dan zakat yang dikeluarkan oleh para pemilik saham tersebut akan disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan melalui Baznas. Ini untuk membantu mustahik memperoleh penghidupan lebih baik melalui program Zakat Community Development (ZCD).</p><p>Program ini merupakan pengembangan komunitas dengan mengintegrasikan aspek sosial (pendidikan, kesehatan, agama, lingkungan, dan aspek sosial lainnya) dan aspek ekonomi secara komprehensif yang pendanaan utama bersumber dari zakat, infak dan sedekah sehingga terwujud masyarakat sejahtera dan mandiri.</p><p>"Tahun ini ditargetkan sebanyak 41 titik ZCD terbangun di berbagi desa di Indonesia,"ucapnya.</p><p>Dikatakannya, program ini merupakan pengembangan dari program Berinvestasi Sambil Sedekah (Berkah) yang tahun lalu diluncurkan. "Baznas yerus melakukan inovasi tanpa henti dalam memberikan layanan kepada masyarakat untuk menunaikan zakat dan sedekahnya," katanya.</p><p>Program ini akan menjadi jalan alternatif untuk membendung kepungan kapitalisme saat terjadi kesenjangan sosial yang tinggi. Sedekah dan zakat saham menjadi strategis."Dampak bagi pertumbuhannya sudah 300 persen meningkat, maka zakat saham sisa harta bisa dibersihkan, dilipatgandakan dan disucikan," jelasnya. (dody/Der)</p><p><br></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com