Sabtu, 25 November 2017

Kapolda: KKB dilaporkan rampas makanan warga

Senin, 13 November 2017 14:47

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar. Sumber foto: http://bit.ly/2h5tX0s Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar. Sumber foto: http://bit.ly/2h5tX0s
Ayo berbagi!

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli mengakui adanya laporan tentang bahan makanan yang dirampas kelompok kriminal bersenjata (kkb) baik di Kimbely maupun dalam perjalanan ke kampung mereka di Banti.

"Saya mendapat laporan bahan makanan bantuan yang diambil warga di Polsek Tembagapura dirampas dan diambil KKB," kata Irjen Pol Boy Rafli kepada Antara, Senin (13/11).

Dikatakan dia, saat ini warga sipil yang masih ditawan KKB mulai kekurangan makanan akibatnya aktivitas mereka yang sangat terbatas karena sudah tidak diijinkan membeli di Banti Gate yang berlokasi di dekat Mapolsek Tembagapura.

Bahan makanan milik mereka juga sudah menipis sehingga mulai merasakan kekurangan pangan, kata Irjen Pol Boy Rafli seraya menambah walaupun demikian satgas penanggulangan KKB akan tetap menyalurkan bantuan makanan dari Pemkab Mimika.

"Satgas akan tetap menyalurkan bantuan makanan yang disiapkan Pemkab Mimika," kata Kapolda Papua yang mengaku masih berada di Tembagapura.

Ketika ditanya tentang kekuatan KKB, Kapolda Papua mengatakan, jumlah mereka sekitar 100 an orang dengan jumlah senjata api sekitar 30 pucuk serta membawa senjata tradisional seperti panah.

Saat ini KKB menjadikan warga sebagai tameng dan kini mereka tidak bisa beraktivitas secara normal karena diintimidasi hingga ketakutan, kata Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli.

Aksi kekerasan dan teror bersenjata yang dilakukan KKB berlangsung sejak bulan Oktober lalu disekitar Distrik Tembagapura.  (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar