Minggu, 24 Juni 2018 | 21:44 WIB

Daftar | Login

/

Indikasi terkini motif penyerangan Polres Dharmasraya

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2hp0ZZW
Sumber Foto: http://bit.ly/2hp0ZZW
<p>Polri menyatakan pelaku penyerangan Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, terindikasi sebagai bagian anggota kelompok teroris. Namun hal itu masih indikasi, belum sebuah kesimpulan.</p><p>Demikian disampaikan Wakapolri, Komjen Pol Safruddin seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Rama Pamungkas dari Mabes Polri, Jakarta, Senin (13/11) Peristiwa yang terjadi pada Minggu (12/11) dini hari sekitar pk 02.00 WIB. Api diduga berasal dari belakang ruangan Mapolres.<br></p><p>“Dalam pemeriksaan dan laporan yang kami terima yaitu melakukan pembakaran kemudian menghalang-halangi petugas pemadam kebakaran, kemudian menembakkan beberapa busur panah kepada aparat yang sedang melakukan pemadaman maupun aparat yang melakukan pengamanan di Polres itu,” paparnya saat menggelar konfrensi pers terkait insiden penyerangan tersebut.<br></p><p>Dikarenakan tersangka menembakkan beberapa busur panah tersebut, lebih lanjut Safruddin mengatakan, hal tersebut memaksa petugas melakukan tindakan tegas yang pada akhirnya dapat melumpuhkan dua pelaku tersebut.<br></p><p>“Indikasi untuk sementara belum terlalu lengkap, masih sedang dikembangkan, apakah ini kelompok teroris atau bukan, tapi langkah-langkah dan cara-cara dan data-data yang sedang dikumpulkan ada indikasinya kesana, tapi masih relatif tanda kutip. Jangan dulu menyimpulkan, bisa saja kelompok tertentu,” terangnya.<br></p><p>Safruddin menambahkan, bahwa Densus 88 dan aparat keamanan lainnya yang ada di Sumatera Barat, serta intelijen kepolisian sedang melakukan inventarisasi dan investigasi menyeluruh terhadap masalah ini<br></p><p>Polisi dalam peristiwa ini menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu busur panah, 8 anak panah, dua bilah sangkur, 1 pisau kecil dan sepasang sarung tangan warna hitam. Para tersangka mengenakan tutup kepala dimana polisi tidak menemukan kartu identitas pelaku.&nbsp;<br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Dewi Rusiana.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 24 Juni 2018 - 20:23 WIB

Transaksi kopi Indonesia capai Rp80 miliar pada WoC

Aktual Dalam Negeri | 24 Juni 2018 - 20:11 WIB

18.273 pemudik tiba di Gambir hingga H+8 Lebaran

Aktual Dalam Negeri | 24 Juni 2018 - 19:49 WIB

Pemkab Banyuwangi normalkan saluran irigasi pasca banjir

Pembangunan | 24 Juni 2018 - 19:37 WIB

Pembangunan jembatan Bengawan Solo hampir selesai

Lingkungan | 24 Juni 2018 - 19:13 WIB

Bunga bangkai langka siap mekar di Bengkulu

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com