Minggu, 23 September 2018 | 20:11 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Kemenag tingkatkan peran penyuluh cegah paham ISIS

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Logo Kemenag. Sumber Foto: http://bit.ly/2AFbW1x
Logo Kemenag. Sumber Foto: http://bit.ly/2AFbW1x
<p>Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu meningkatkan peran penyuluh guna mencegah masuk dan berkembangnya paham radikal ISIS di daerahnya.</p><p> Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Bustasar di Bengkulu, Senin (13/11), menyebutkan langkah pencegahan tersebut juga merupakan tindakan cepat tanggap setelah adanya seorang mahasiswa universitas setempat yang terkena deportasi karena berniat masuk ke Suriah dan diduga akan bergabung dengan ISIS.</p><p> "ISIS itu bukan agama, tetapi organisasi, kita tidak ingin masyarakat terjebak paham tidak benar dari organisasi radikal seperti ini," kata dia.</p><p> Kemenag setempat ikut memantau, lewat apa paham ini bisa sampai ke masyarakat Provinsi Bengkulu.</p><p> Menurut Bustasar, ada banyak cara paham-paham radikal masuk ke tengah masyarakat, tidak hanya melalui kelompok tertentu saja yang bermukim di suatu daerah.</p><p> "Seperti lewat jaringan internet, jadi tidak harus kelompok. Tugas kita bukan melakukan penindakan, tetapi memeberikan pandangan agama yang benar ke masyarakat," kata dia lagi.</p><p> Ada beberapa cara Kemenag Provinsi Bengkulu menutup potensi paham radikal masuk dan berkembang di tengah masyarakat.</p><p> "Yang pertama meningkatkan peran penyuluhan di berbagai kesempatan, mulai dari tingkat anak, remaja sampai dewasa. Untuk anak-anak bisa lewat pesantren dan madrasah," ucapnya.</p><p> Bustasar juga mengajak ulama setempat terutama saat berceramah agar menyelipkan pesan bahwa paham radikal sangat berbahaya dan bertentangan dengan ajaran agama Islam.</p><p> "Selain itu kita terus membina berbagai program keluarga sakinah di setiap kabupaten dan kota, karena pembelajaran awal itu sebenarnya dimulai dari lingkungan keluarga," ujarnya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Olahraga | 23 September 2018 - 19:49 WIB

NBA setujui perubahan aturan `shot clock`

Badminton | 23 September 2018 - 19:37 WIB

Rinov-Mentari sabet gelar juara Indonesia Masters 2018

Asia Pasific | 23 September 2018 - 18:48 WIB

Komnas HAM Malaysia tolak perkawinan sejenis

Hukum | 23 September 2018 - 18:37 WIB

Menteri PPPA: Korban perdagangan orang Banten tinggi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com