Selasa, 11 Desember 2018 | 04:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Wakapolri: Kerusuhan di Mako Brimob karena razia gawai

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Wakapolri Komjen Syafruddin. Foto: Dudy/Elshinta.com
Wakapolri Komjen Syafruddin. Foto: Dudy/Elshinta.com
<p>Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat awal mulanya dari razia gawai, lantas tahanan teroris mengamuk karena ketahuan memiliki ponsel.</p><p>"Jadi begini, semata-mata razia handphone, karena gawai yang selama ini digunakan baik dan lancar, untuk berkomunikasi tertangkap sehingga mereka mengamuk. Tidak ada yang lain. Itu isu," jelasnya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/11).</p><p>Ditambahkannya, “Saya perlu luruskan aparat yang menjaga di Mako Brimob, tidak melakukan hal lain, &nbsp;yang melakukan dengan isu-isu dengan Alquran, hanya isu,”&nbsp;tandasnya.</p><p>Ditambahkannya, kerusuhan tak berlangsung lama, lalu telah kondusif kembali. "Sudah selesai," ucapnya.</p><p>Sebelumnya, tahanan teroris di Mako Brimob rusuh dan menimbulkan sejumlah kerusakan, Jumat (10/11).(Dody/Anj)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 21:15 WIB

JK yakin Pemilu 2019 aman dan ekonomi lebih baik

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:50 WIB

Penetapan DPTHP 3 KPU Sukoharjo kembali tertunda

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 20:39 WIB

Seminar jurnalisme berbasis HAM digelar peringati Hari HAM

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:28 WIB

Pemilih disabilitas di Langkat sebanyak 1.096 orang

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 20:12 WIB

Kementerian ESDM dorong ekonomi desa manfaatkan EBT

<p>Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat awal mulanya dari razia gawai, lantas tahanan teroris mengamuk karena ketahuan memiliki ponsel.</p><p>"Jadi begini, semata-mata razia handphone, karena gawai yang selama ini digunakan baik dan lancar, untuk berkomunikasi tertangkap sehingga mereka mengamuk. Tidak ada yang lain. Itu isu," jelasnya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/11).</p><p>Ditambahkannya, “Saya perlu luruskan aparat yang menjaga di Mako Brimob, tidak melakukan hal lain, &nbsp;yang melakukan dengan isu-isu dengan Alquran, hanya isu,”&nbsp;tandasnya.</p><p>Ditambahkannya, kerusuhan tak berlangsung lama, lalu telah kondusif kembali. "Sudah selesai," ucapnya.</p><p>Sebelumnya, tahanan teroris di Mako Brimob rusuh dan menimbulkan sejumlah kerusakan, Jumat (10/11).(Dody/Anj)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com