Jumat, 24 November 2017

Wakapolri: Kerusuhan di Mako Brimob karena razia gawai

Senin, 13 November 2017 18:11

Wakapolri Komjen Syafruddin. Foto: Dudy/Elshinta.com Wakapolri Komjen Syafruddin. Foto: Dudy/Elshinta.com
Ayo berbagi!

Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat awal mulanya dari razia gawai, lantas tahanan teroris mengamuk karena ketahuan memiliki ponsel.

"Jadi begini, semata-mata razia handphone, karena gawai yang selama ini digunakan baik dan lancar, untuk berkomunikasi tertangkap sehingga mereka mengamuk. Tidak ada yang lain. Itu isu," jelasnya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/11).

Ditambahkannya, “Saya perlu luruskan aparat yang menjaga di Mako Brimob, tidak melakukan hal lain,  yang melakukan dengan isu-isu dengan Alquran, hanya isu,” tandasnya.

Ditambahkannya, kerusuhan tak berlangsung lama, lalu telah kondusif kembali. "Sudah selesai," ucapnya.

Sebelumnya, tahanan teroris di Mako Brimob rusuh dan menimbulkan sejumlah kerusakan, Jumat (10/11).(Dody/Anj)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar