Senin, 24 September 2018 | 05:56 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Protes Aung San Suu Kyi, Bob Geldof kembalikan penghargaan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<figure> <img alt="Bob Geldof" src="http://c.files.bbci.co.uk/6484/production/_98723752_irish.jpg" height="548" width="976" /> <footer>EPA</footer> <figcaption>Musisi dan aktivis Irlandia Bob Geldof mengatakan bahwa dia merasa 'malu' memiliki penghargaan yang sama dengan Suu Kyi.</figcaption> </figure><p>Musikus Irlandia penggagas konser Live Aid yang legendaris, Bob Geldof, akan mengembalikan penghargaan Freedom of the City of Dublin sebagai protes atas pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi, yang juga dianugerahi penghargaan tersebut.</p><p>Geldof mengatakan &quot;keterkaitan Suu Kyi dengan kota kita adalah hal yang memalukan&quot;.</p><p>Suu Kyi mendapat kecaman luas dari berbagai penjuru dunia atas sikapnya yang cenderung pasif dalam menangani berbagai tudingan pembersihan etnis terhadap warga Muslim Rohingya Myanmar.</p><p>Lebih dari setengah juta warga Rohingya melarikan diri ke Bangladesh menyusul kekerasan yang terjadi baru-baru ini.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160328_indonesia_suukyi_muslim_petition">Sentimen terhadap Muslim, hadiah Nobel Suu Kyi diminta untuk dicabut</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41297593">PBB: 'Kesempatan terakhir' Aung San Suu Kyi selamatkan Rohingya</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41174130">Gemakan pendapat Suu Kyi, militer Myanmar tuding 'penyesatan' media soal Rohingya</a></li> </ul><p>Geldof adalah musisi dan penggagas <em>Live Aid</em>, konser raksasa pada tahun 1985 yang melibatkan para pemusik top dunia untuk menggalang dana untuk membantu para korban kelaparan di Afrika. </p><p>Dalam sebuah pernyataan, Geldof mengatakan: &quot;Hubungan (Suu Kyi) dengan kota kita membuat kita malu. Kita dulu menghormatinya, dan sekarang dia begitumengerikan sikapnya dan mempermalukan kita.&quot;</p><p>Dia menyerahkan kembali penghargaan tersebut di Balai Kota Dublin, ibukota Irlandia pada Senin pagi (13/11) ini.</p><figure> <img alt="Aung San Suu Kyi" src="http://c.files.bbci.co.uk/B2A4/production/_98723754_aung.jpg" height="549" width="976" /> <footer>EPA</footer> <figcaption>Aung San Suu Kyi mendapat kecaman luas atas tanggapannya terhadap kekejaman yang terjadi di Myanmar.</figcaption> </figure><p>Suu Kyi mendapat kecaman dari para pemimpin internasional dan kelompok-kelompok hak asasi manusia karena enggan mengakui kekerasan militer negerinya, yang oleh PBB disebut &quot;contoh buku teks tentang pembersihan etnis&quot;.</p><p>Pada hari Sabtu, kelompok musik U2 yang juga berasal dari Irlandia juga mengkritik Suu Kyi, mendesaknya untuk mengambil sikap lebih tegas menentang kekerasan yang diduga dilakukan oleh pasukan keamanan.</p><p>Dalam sebuah pernyataan di situs band tersebut, mereka menyebutkan bahwa kegagalannya dalam mengatasi krisis tersebut &quot;mulai terlihat seperti sebuah kesengajaan&quot;.</p><p>&quot;Jadi, kami katakan sekarang apa yang kami ingin nyatakan kepadanya: kekerasan dan teror yang diarahkan kepada orang-orang Rohingya merupakan kekejaman sangat mengerikan dan harus dihentikan.&quot;</p><p>Bulan lalu, Dewan Kota Oxford mencabut penghargaan <em>Freedom of the City</em> untuk Suu Kyi, yang dianugrahkan pada tahun 1997.</p><p>Pemimpin Dewan Kota Oxford Bob Price, mengakui bahwa ini merupakan &quot;langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya&quot; di kota itu.</p><p>Orang-orang &quot;sangat terguncang&quot; oleh situasi di Myanmar, katanya. Dia menambahkan sikap Suu Kyi yang tidak mengeluarkan sepatah kata tentang kekerasan yang dilaporkan di negaranya merupakan hal yang &quot;luar biasa.&quot; </p><p>St Hugh's College di Universitas Oxford, tempat Suu Kyi mempelajari politik, pun sudah mencopot foto Aung san Suu Kyi dari dinding kampus.</p><p>Kekerasan di Rakhine meletus pada tanggal 25 Agustus ketika gerilyawan Rohingya menyerang pos-pos keamanan di negara bagian Myanmar, Rakhine, yang kemudian memicu tindakan keras militer.</p><p>Puluhan orang tewas dan muncul tudingan bahwa mereka militer membakar desa-desa Rohingya dan warga Rohingya diusir.</p><p>Militer Myanmar berdalih bahwa mereka sekadar menumpas militan Rohingya, dan menyangkal telah memburu warga sipil.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 23 September 2018 - 21:52 WIB

Polres Bojonegoro amankan pemilik sabu di SPBU

Arestasi | 23 September 2018 - 21:27 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus pemulung pemerkosa IRT

Kesehatan | 23 September 2018 - 21:15 WIB

Ini manfaat lari maraton untuk kesehatan

Aktual Dalam Negeri | 23 September 2018 - 20:38 WIB

Dishub tetapkan tarif Damri Sukabumi-Soetta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com