Selasa, 11 Desember 2018 | 04:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Menpora: Prestasi jangan sampai terhalang birokrasi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Foto: Radio Elshinta
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Foto: Radio Elshinta
<p>Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan rapat intern untuk percepatan prestasi yang digelar di Kantor Wakil Presiden, Senin (13/11), guna memastikan agar birokrasi dan regulasi yang ada tidak menghalangi prestasi atlet pada Asian Games 2018.</p><p> "Perubahan Perpres adalah untuk mempercepat dan memenuhi target terutama prestasi. Prestasi jangan sampai kemudian terhalang oleh soal-soal birokrasi maupun regulasi. Jadi, jangan sampai soal Perpres dan sebagainya itu menghalangi pemenuhan target prestasi," katanya usai rapat yang dipimpin oleh Wapres Jusuf Kalla tersebut.</p><p> Dalam rapat yang dihadiri pengurus KONI dan KOI tersebut, juga disampaikan terkait koordinasi antara Kemenpora, KONI dan KOI serta cabang olahraga seiring dengan pembubaran Satlak Prima sesuai dengan Perpres no 95/2017 tentang Peningkatan Prestasi Olah Raga Nasional tersebut.</p><p> "Harus terus berkoordinasi setiap saat tentu dengan cabang olahrga sehingga semua target yang diharapkan untuk prestasi itu betul-betul bisa dilaksanakan secara cepat mulai sekarang," katanya.</p><p> Dalam kesempatan tersebut ia juga melaporkan baik latihan, pemenuhan akomodasi, kemudian uang saku kepada seluruh atlet itu tidak berhenti meskipun ada perubahan perpres.</p><p> "Meskipun (satlak) prima sudah bubar tidak berhenti karena langsung diambil alih Deputi 4 Kemenpora dan itu akan berlanjut nanti mulai tahun anggaran 2018 dan untuk 2018 dipastikan anggaran bisa berjalan di awal tahun termasuk peralatan latihan, alat tanding juga dilaksanakan lelang pra-DIPA. Sehingga dipastikan tidak ada keterlambatan lagi," katanya.</p><p> Selain itu, ia mengatakan juga menyampaikan keharusan seluruh cabang olahraga menunjuk orang-orang yang memiliki kemampuan dalam hal pengelolaan keuangan.</p><p> "Karena nanti uang try out, training camp, kemudian soal alat-alat ini tentu akan diberikan langsung kepada cabang olahraga untuk dikelola sesuai dengan aturan yang ada," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 21:15 WIB

JK yakin Pemilu 2019 aman dan ekonomi lebih baik

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:50 WIB

Penetapan DPTHP 3 KPU Sukoharjo kembali tertunda

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 20:39 WIB

Seminar jurnalisme berbasis HAM digelar peringati Hari HAM

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:28 WIB

Pemilih disabilitas di Langkat sebanyak 1.096 orang

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 20:12 WIB

Kementerian ESDM dorong ekonomi desa manfaatkan EBT

<p>Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan rapat intern untuk percepatan prestasi yang digelar di Kantor Wakil Presiden, Senin (13/11), guna memastikan agar birokrasi dan regulasi yang ada tidak menghalangi prestasi atlet pada Asian Games 2018.</p><p> "Perubahan Perpres adalah untuk mempercepat dan memenuhi target terutama prestasi. Prestasi jangan sampai kemudian terhalang oleh soal-soal birokrasi maupun regulasi. Jadi, jangan sampai soal Perpres dan sebagainya itu menghalangi pemenuhan target prestasi," katanya usai rapat yang dipimpin oleh Wapres Jusuf Kalla tersebut.</p><p> Dalam rapat yang dihadiri pengurus KONI dan KOI tersebut, juga disampaikan terkait koordinasi antara Kemenpora, KONI dan KOI serta cabang olahraga seiring dengan pembubaran Satlak Prima sesuai dengan Perpres no 95/2017 tentang Peningkatan Prestasi Olah Raga Nasional tersebut.</p><p> "Harus terus berkoordinasi setiap saat tentu dengan cabang olahrga sehingga semua target yang diharapkan untuk prestasi itu betul-betul bisa dilaksanakan secara cepat mulai sekarang," katanya.</p><p> Dalam kesempatan tersebut ia juga melaporkan baik latihan, pemenuhan akomodasi, kemudian uang saku kepada seluruh atlet itu tidak berhenti meskipun ada perubahan perpres.</p><p> "Meskipun (satlak) prima sudah bubar tidak berhenti karena langsung diambil alih Deputi 4 Kemenpora dan itu akan berlanjut nanti mulai tahun anggaran 2018 dan untuk 2018 dipastikan anggaran bisa berjalan di awal tahun termasuk peralatan latihan, alat tanding juga dilaksanakan lelang pra-DIPA. Sehingga dipastikan tidak ada keterlambatan lagi," katanya.</p><p> Selain itu, ia mengatakan juga menyampaikan keharusan seluruh cabang olahraga menunjuk orang-orang yang memiliki kemampuan dalam hal pengelolaan keuangan.</p><p> "Karena nanti uang try out, training camp, kemudian soal alat-alat ini tentu akan diberikan langsung kepada cabang olahraga untuk dikelola sesuai dengan aturan yang ada," katanya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com