Senin, 25 Juni 2018 | 22:25 WIB

Daftar | Login

/

Tiongkok dan Vietnam Usahakan Perkembangan Bersama

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p>Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT), Presiden Xi Jinping kemarin (12/11) di Hanoi mengadakan pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong. Kedua pihak menilai tinggi hasil pembangunan masing-masing, dan sepakat untuk meneruskan, memelihara dan mengembangkan persahabatan tradisional antara kedua negara, masing-masing menjalankan tegas kebijakan persahabatan, meningkatkan kerja sama strategis keseluruhan, memberikan kepentingan yang lebih banyak kepada kedua negara dan rakyat. <p>Xi Jinping dalam pembicaraan menegaskan, kini, Tiongkok dan Vietnam sedang berada dalam tahap kunci reformasi dan pembangunan, usaha pembangunan masing-masing dan perkembangan hubungan bilateral juga menghadapi peluang historis yang sulit diperoleh. Kedua pihak perlu mengutamakan hubungan kedua partai dan kedua negara, bertolak dari kepentingan pokok rakyat kedua negara, mengembangkan tradisi senasib sepenanggungan, terus menciptakan situasi baru dalam hubungan kedua negara, bekerja sama dengan satu hati dan mengusahakan perkembangan bersama di atas jalan kemajuan. <p>Sementara itu, Nguyen Phu Trong menyatakan, pihak Vietnam menilai tinggi keberhasilan Tiongkok di bidang-bidang ekonomi, sosial dan pembangunan serta sumbangan positif bagi perkembangan di kawasannya. Ia menyambut proposal yang dikemukakan oleh Presiden Xi Jinping mengenai pembangunan komunitas senasib manusia, proposal tersebut telah mengekspresikan pandangan global Tiongkok dan pertanggungjawaban negara besar. Pihak Vietnam bersedia bersama dengan pihak Tiongkok untuk memperdalam persahabatan tradisional dan kemitraan kerja sama strategis keseluruhan, menyejahterakan rakyat kedua negara, mendorong perdamaian dan kemakmuran di kawasannya. <p>Xi Jinping dan Nguyen Phu Trong mencapai kesepahaman penting mengenai peningkatan kemitraan kerja sama strategis keseluruhan dalam situasi yang baru, kedua pihak berpendapat bahwa Tiongkok dan Vietnam adalah negara tetangga yang bersahabat dan bersejarah, kedua negara tergolong negara sosialis yang dipimpin oleh partai komunis dengan sistem politik yang sama, jalan perkembangan hampir sama, hari depan dan nasib kedua negara saling berkaitan. Kedua pihak perlu saling belajar, berkembang bersama, menginjeksi daya hidup yang baru untuk usaha pembangunan sosialisme negara masing-masing, mendorong kemitraan kerja sama strategis keseluruhan berkembang secara sehat, stabil dan berkelanjutan, memberi sumbangan positif untuk perdamaian, kestabilan dan kemakmuran di kawasannya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 25 Juni 2018 - 22:06 WIB

Mahasiswa UMM ciptakan prototipe mesin cuci tanpa listrik

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:56 WIB

Amankan Pilkada Serentak, Polres Sukoharjo turunkan 452 personel

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:36 WIB

KPU Purwakarta prioritaskan distribusi logistik Pilkada ke kecamatan terjauh

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:27 WIB

Jaga netralitas, TNI dilarang berada dekat TPS

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 21:15 WIB

Sembilan TPS rawan konflik Solo dijaga 10.050 aparat gabungan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com