Sabtu, 25 November 2017

Tiongkok dan Vietnam Usahakan Perkembangan Bersama

Selasa, 14 November 2017 01:00

Ayo berbagi!

Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT), Presiden Xi Jinping kemarin (12/11) di Hanoi mengadakan pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong. Kedua pihak menilai tinggi hasil pembangunan masing-masing, dan sepakat untuk meneruskan, memelihara dan mengembangkan persahabatan tradisional antara kedua negara, masing-masing menjalankan tegas kebijakan persahabatan, meningkatkan kerja sama strategis keseluruhan, memberikan kepentingan yang lebih banyak kepada kedua negara dan rakyat.

Xi Jinping dalam pembicaraan menegaskan, kini, Tiongkok dan Vietnam sedang berada dalam tahap kunci reformasi dan pembangunan, usaha pembangunan masing-masing dan perkembangan hubungan bilateral juga menghadapi peluang historis yang sulit diperoleh. Kedua pihak perlu mengutamakan hubungan kedua partai dan kedua negara, bertolak dari kepentingan pokok rakyat kedua negara, mengembangkan tradisi senasib sepenanggungan, terus menciptakan situasi baru dalam hubungan kedua negara, bekerja sama dengan satu hati dan mengusahakan perkembangan bersama di atas jalan kemajuan.

Sementara itu, Nguyen Phu Trong menyatakan, pihak Vietnam menilai tinggi keberhasilan Tiongkok di bidang-bidang ekonomi, sosial dan pembangunan serta sumbangan positif bagi perkembangan di kawasannya. Ia menyambut proposal yang dikemukakan oleh Presiden Xi Jinping mengenai pembangunan komunitas senasib manusia, proposal tersebut telah mengekspresikan pandangan global Tiongkok dan pertanggungjawaban negara besar. Pihak Vietnam bersedia bersama dengan pihak Tiongkok untuk memperdalam persahabatan tradisional dan kemitraan kerja sama strategis keseluruhan, menyejahterakan rakyat kedua negara, mendorong perdamaian dan kemakmuran di kawasannya.

Xi Jinping dan Nguyen Phu Trong mencapai kesepahaman penting mengenai peningkatan kemitraan kerja sama strategis keseluruhan dalam situasi yang baru, kedua pihak berpendapat bahwa Tiongkok dan Vietnam adalah negara tetangga yang bersahabat dan bersejarah, kedua negara tergolong negara sosialis yang dipimpin oleh partai komunis dengan sistem politik yang sama, jalan perkembangan hampir sama, hari depan dan nasib kedua negara saling berkaitan. Kedua pihak perlu saling belajar, berkembang bersama, menginjeksi daya hidup yang baru untuk usaha pembangunan sosialisme negara masing-masing, mendorong kemitraan kerja sama strategis keseluruhan berkembang secara sehat, stabil dan berkelanjutan, memberi sumbangan positif untuk perdamaian, kestabilan dan kemakmuran di kawasannya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar