Senin, 24 September 2018 | 05:55 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

PBB: 'Perempuan Rohingya ditelanjangi, diperkosa beramai-ramai oleh tentara Myanmar'

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Tentara Myanmar diduga 'secara sistematis melakukan pemerkosaan' terhadap warga minoritas Muslim Rohingya, kata pejabat senior PBB, Pramila Patten.</p><p>Menurut Patten, pemerkosaan terhadap para perempuan Rohingya ini antara lain memicu eksodus ke negara tetangga Bangladesh.</p><p>&quot;Saya mendapatkan penuturan tentang serangan seksual dan pemerkosaan beramai-ramai, banyak gadis dan perempuan yang meninggal akibat tindakan ini,&quot; kata Patten kepada para wartawan di Dhaka, ibu kota Bangladesh.</p><p>Ia mengatakan hal tersebut setelah bertemu dengan para pengungsi Rohingya di sejumlah kamp di Bangladesh.</p><p>&quot;Observasi yang saya lakukan mengarah pada pola tindakan kekejaman yang meluas, termasuk kekerasan seksual terhadap kaum perempuan Rohingya yang secara khusus dijadikan target karena agama dan etnisitas mereka,&quot; kata Patten.</p><p>Patten menuduh tentara Myanmar 'segaja menggunakan kekerasan seksual sebagai alat teror, yang ditujukan untuk menumpas orang-orang Rohingya'. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41236682">Krisis Rohingya: Apa yang dipergoki wartawan BBC di desa-desa yang terbakar</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41105830">Krisis terbaru Rohingya: bagaimana seluruh kekerasan bermula?</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41125784">Krisis Rohingya: 'Kami dengar orang-orang berteriak bakar, bakar, bakar'</a></li> </ul><p>Utusan PBB untuk masalah kekerasan seksual di daerah konflik ini mengatakan kekerasan seksual di Rakhine -negara bagian yang banyak dihuni oleh warga Rohingya- 'diperintahkan, diatur, dan dilakukan oleh personel angkatan bersenjata Myanmar'.</p><p>&quot;Bentuk-bentuk kekerasan seksual konsisten ... korban mengatakan mereka diperkosa oleh tentara beramai-ramai, dipaksa telanjang di depan umum, dan dijadikan budak seks di tahanan militer,&quot; kata Patten. </p><p>&quot;Seorang korban menuturkan ditahan oleh tentara militer selama 45 hari dan selama ditahan ia diperkosa berkali-kali,&quot; katanya.</p><h3>Militer Myanmar membantah</h3><p>Ia menegaskan kekejaman-kekejaman ini 'bisa digolongkan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan'.</p><p>&quot;Ketika saya kembali ke New York saya akan mengangkat masalah ini dengan jaksa dan presiden Mahkamah Kejahatan Internasional untuk membuka kemungkinan apakah (militer Myanmar) bisa diproses secara hukum karena melakukan kejahatan tersebut,&quot; kata Patten.</p><p>Tidak berselang lama setelah pernyataan pejabat tinggi PBB ini, militer di Myanmar mengumumkan hasil penyelidikan internal mereka atas krisis Rohingya.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41484253">Gelar Miss Myanmar dicabut gara-gara video soal Rohingya</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41280804">Aktivis HAM: Militer Myanmar 'sengaja bakar' desa-desa Muslim Rohingya</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41223298">Dari Yangon: Bagaimana orang Myanmar memandang warga Rohingya?</a></li> </ul><p>Dalam laporan ini militer membantah membunuh warga, membakar desa-desa, memperkosa kaum perempuan, maupun mencuri harta milik warga Rohingya.</p><p>Klaim ini tidak sesuai dengan bukti-bukti yang disaksikan oleh wartawan BBC di lapangan, sementara organisasi hak asasi manusia Amnesty International menggambarkan laporan militer Myanmar sebagai 'upaya untuk membela diri'.</p><p>Amnesty mendesak tim pencari fakta PBB dibolehkan masuk ke Myanmar.</p><p>Lebih dari 500.000 warga minoritas Muslim Rohingya menyelamatkan diri dari Myanmar sejak akhir Agustus. </p><p>Krisis dipicu oleh serangan milisi Rohingya terhadap beberapa pos keamanan yang dibalas dengan dengan operasi keamanan oleh aparat Myanmar.</p><p>PBB menyebut tindakan militer Myanmar 'jelas-jelas pembersihan etnik', sedangkan militer Myanmar menegaskan ini adalah 'operasi untuk menumpas teroris'.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 23 September 2018 - 21:52 WIB

Polres Bojonegoro amankan pemilik sabu di SPBU

Arestasi | 23 September 2018 - 21:27 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus pemulung pemerkosa IRT

Kesehatan | 23 September 2018 - 21:15 WIB

Ini manfaat lari maraton untuk kesehatan

Aktual Dalam Negeri | 23 September 2018 - 20:38 WIB

Dishub tetapkan tarif Damri Sukabumi-Soetta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com