Rabu, 24 Oktober 2018 | 08:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Kementerian Keuangan proyeksikan defisit anggaran 2,67 persen

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Suahasil Nazara. Sumber foto: http://bit.ly/2hxctOA
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Suahasil Nazara. Sumber foto: http://bit.ly/2hxctOA
<p>Kementerian Keuangan masih memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 bisa mencapai 2,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto atau di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.</p><p>"Kita sudah buat proyeksi untuk dua bulan ke depan, dan masih yakin outlook defisitnya di 2,67 persen," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Suahasil Nazara di Jakarta, Senin (13/11).</p><p>Suahasil menjelaskan perkiraan realisasi itu telah memperhitungkan optimalisasi penerimaan dari sektor pajak maupun penyerapan belanja negara yang hingga akhir tahun bisa mencapai 95 persen.</p><p>"Kita akan melihat pengeluaran, karena tidak semua bisa dilakukan dengan cepat. Untuk transfer ke daerah hingga akhir tahun juga ada yang masih dihitung ulang," ungkapnya.</p><p>Untuk itu, ia menyakini proyeksi defisit anggaran tersebut tidak akan mendekati target dalam APBNP dan masih di bawah batas yang perkenankan dalam undang-undang yaitu sebesar tiga persen terhadap PDB.</p><p>Sebelumnya, Kementerian Keuangan mencatat defisit anggaran hingga akhir September 2017 telah mencapai Rp275,6 triliun atau sekitar 2,02 persen terhadap PDB.</p><p>Realisasi tersebut berasal dari pendapatan negara dan hibah yang telah mencapai Rp1.099,4 triliun atau 63,3 persen dari target serta belanja negara sebesar Rp1.375 triliun atau 64,5 persen dari pagu.</p><p>Sementara itu, target defisit anggaran dalam APBNP 2017 diproyeksikan sebesar Rp397,2 triliun atau 2,92 persen terhadap PDB. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 24 Oktober 2018 - 08:47 WIB

Gunung Anak Krakatau alami 336 kegempaan letusan

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Real Madrid pungkasi paceklik kemenangan, atasi Plzen 2-1

Aktual Dalam Negeri | 24 Oktober 2018 - 08:07 WIB

Moeldoko: 8,7 juta pengangguran terserap, kemiskinan tinggal 9,8 persen

Ekonomi | 24 Oktober 2018 - 07:58 WIB

Pengamat: Polemik data beras baiknya diselesaikan akarnya

<p>Kementerian Keuangan masih memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 bisa mencapai 2,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto atau di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.</p><p>"Kita sudah buat proyeksi untuk dua bulan ke depan, dan masih yakin outlook defisitnya di 2,67 persen," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Suahasil Nazara di Jakarta, Senin (13/11).</p><p>Suahasil menjelaskan perkiraan realisasi itu telah memperhitungkan optimalisasi penerimaan dari sektor pajak maupun penyerapan belanja negara yang hingga akhir tahun bisa mencapai 95 persen.</p><p>"Kita akan melihat pengeluaran, karena tidak semua bisa dilakukan dengan cepat. Untuk transfer ke daerah hingga akhir tahun juga ada yang masih dihitung ulang," ungkapnya.</p><p>Untuk itu, ia menyakini proyeksi defisit anggaran tersebut tidak akan mendekati target dalam APBNP dan masih di bawah batas yang perkenankan dalam undang-undang yaitu sebesar tiga persen terhadap PDB.</p><p>Sebelumnya, Kementerian Keuangan mencatat defisit anggaran hingga akhir September 2017 telah mencapai Rp275,6 triliun atau sekitar 2,02 persen terhadap PDB.</p><p>Realisasi tersebut berasal dari pendapatan negara dan hibah yang telah mencapai Rp1.099,4 triliun atau 63,3 persen dari target serta belanja negara sebesar Rp1.375 triliun atau 64,5 persen dari pagu.</p><p>Sementara itu, target defisit anggaran dalam APBNP 2017 diproyeksikan sebesar Rp397,2 triliun atau 2,92 persen terhadap PDB. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com