Sabtu, 25 November 2017

Wakapolri ungkap penyelamatan korban sandera KKB

Selasa, 14 November 2017 07:05

Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2yZ5w04 Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2yZ5w04
Ayo berbagi!

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menyebut, sejumlah warga yang terdiri dari anak-anak dan wanita, yang disandera di Tembagapura, Papua, sudah dievakuasi.

“Anak-anak dan wanita sudah diselamatkan, tinggal pihak pekerja dan laki-laki. Jadi jumlahnya semakin hari, sudah semakin berkurang. Ini yang akan dilakukan secara gradual, tidak sembrono. Jadi silakan tunggu dan dukung operasi ini,” ungkap Wakapolri di Polda Metro Jaya, Senin (13/11), seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Wakapolri mengatakan, kelompok kriminal bersenjata (KKB) merampas alat berat milik PT Freeport. Alat itu digunakan untuk merusak lingkungan sekitar.

“Perampasan alat-alat, baik itu alat-alat perusahaan, alat-alat pemerintah, alat-alat aparat keamanan, itu dilakukan oleh kelompok ini. Oleh karena itu kita akan melakukan tindakan tegas dan keras kepada mereka. Tapi sebelumnya tugas yang utama adalah menyelamatkan sandera dulu. Anda harus tahu semua,” jelas Syafruddin.

Seperti diketahui, sekitar 1.300 warga Papua dan pendatang disandera KKB sejak beberapa hari lalu. Mereka yang disandera bermukim di sekitar Kimberly hingga Banti, Distrik Tembagapura, Jayapura, Papua.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memperkirakan jumlah penyandera tersebut sekitar 25 orang dan dilengkapi senjata.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar