Selasa, 11 Desember 2018 | 04:00 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Wakapolri ungkap penyelamatan korban sandera KKB

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2yZ5w04
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2yZ5w04
<p>Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menyebut, sejumlah warga yang terdiri dari anak-anak dan wanita, yang disandera di Tembagapura, Papua, sudah dievakuasi. </p><p>“Anak-anak dan wanita sudah diselamatkan, tinggal pihak pekerja dan laki-laki. Jadi jumlahnya semakin hari, sudah semakin berkurang. Ini yang akan dilakukan secara gradual, tidak sembrono. Jadi silakan tunggu dan dukung operasi ini,” ungkap Wakapolri di Polda Metro Jaya, Senin (13/11), seperti diinformasikan melalui laman resmi<i> NTMC Polri</i>.</p><p>Wakapolri mengatakan, kelompok kriminal bersenjata (KKB) merampas alat berat milik PT Freeport. Alat itu digunakan untuk merusak lingkungan sekitar.</p><p>“Perampasan alat-alat, baik itu alat-alat perusahaan, alat-alat pemerintah, alat-alat aparat keamanan, itu dilakukan oleh kelompok ini. Oleh karena itu kita akan melakukan tindakan tegas dan keras kepada mereka. Tapi sebelumnya tugas yang utama adalah menyelamatkan sandera dulu. Anda harus tahu semua,” jelas Syafruddin.</p><p>Seperti diketahui, sekitar 1.300 warga Papua dan pendatang disandera KKB sejak beberapa hari lalu. Mereka yang disandera bermukim di sekitar Kimberly hingga Banti, Distrik Tembagapura, Jayapura, Papua.</p><p>Kapolri Jenderal Tito Karnavian memperkirakan jumlah penyandera tersebut sekitar 25 orang dan dilengkapi senjata.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 21:15 WIB

JK yakin Pemilu 2019 aman dan ekonomi lebih baik

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:50 WIB

Penetapan DPTHP 3 KPU Sukoharjo kembali tertunda

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 20:39 WIB

Seminar jurnalisme berbasis HAM digelar peringati Hari HAM

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:28 WIB

Pemilih disabilitas di Langkat sebanyak 1.096 orang

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 20:12 WIB

Kementerian ESDM dorong ekonomi desa manfaatkan EBT

<p>Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menyebut, sejumlah warga yang terdiri dari anak-anak dan wanita, yang disandera di Tembagapura, Papua, sudah dievakuasi. </p><p>“Anak-anak dan wanita sudah diselamatkan, tinggal pihak pekerja dan laki-laki. Jadi jumlahnya semakin hari, sudah semakin berkurang. Ini yang akan dilakukan secara gradual, tidak sembrono. Jadi silakan tunggu dan dukung operasi ini,” ungkap Wakapolri di Polda Metro Jaya, Senin (13/11), seperti diinformasikan melalui laman resmi<i> NTMC Polri</i>.</p><p>Wakapolri mengatakan, kelompok kriminal bersenjata (KKB) merampas alat berat milik PT Freeport. Alat itu digunakan untuk merusak lingkungan sekitar.</p><p>“Perampasan alat-alat, baik itu alat-alat perusahaan, alat-alat pemerintah, alat-alat aparat keamanan, itu dilakukan oleh kelompok ini. Oleh karena itu kita akan melakukan tindakan tegas dan keras kepada mereka. Tapi sebelumnya tugas yang utama adalah menyelamatkan sandera dulu. Anda harus tahu semua,” jelas Syafruddin.</p><p>Seperti diketahui, sekitar 1.300 warga Papua dan pendatang disandera KKB sejak beberapa hari lalu. Mereka yang disandera bermukim di sekitar Kimberly hingga Banti, Distrik Tembagapura, Jayapura, Papua.</p><p>Kapolri Jenderal Tito Karnavian memperkirakan jumlah penyandera tersebut sekitar 25 orang dan dilengkapi senjata.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com