Minggu, 23 September 2018 | 22:11 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

KTT ke-9 ASEAN-PBB

Presiden Jokowi minta diskriminasi kelapa sawit dihentikan UE

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Presiden Jokowi saat mengikuti agenda KTT ASEAN di Manila, Filipina, Senin (13/11). Sumber foto: http://bit.ly/2iSP4ni
Presiden Jokowi saat mengikuti agenda KTT ASEAN di Manila, Filipina, Senin (13/11). Sumber foto: http://bit.ly/2iSP4ni
<p>Presiden Joko Widodo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 40 Tahun Kerja Sama Kemitraan ASEAN-UNI EROPA meminta penghentian diskriminasi terhadap kelapa sawit Indonesia ke Uni Eropa.</p><p> "Resolusi Parlemen Uni Eropa dan sejumlah negara Eropa mengenai kelapa sawit dan deforestasi serta berbagai kampanye hitam, tidak saja merugikan kepentingan ekonomi, namun juga merusak citra negara produsen sawit" demikian Presiden dalam siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, diterima Antara di Jakarta pada Selasa (14/11).</p><p> Presiden menjelaskan perkebunan kelapa sawit begitu berpengaruh dengan upaya pengentasan kemiskinan, mempersempit gap pembangunan, dan mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif.</p><p> Terdapat 17 juta orang Indonesia yang hidupnya, baik langsung maupun tidak langsung, terkait dengan kelapa sawit, katanya.</p><p> Selain itu, 42 persen lahan perkebunan kelapa sawit dimiliki oleh petani kecil di Indonesia, kata Jokowi.</p><p> Oleh karena itu, Kepala Negara mendesak agar sejumlah sikap dan kebijakan yang dinilai merugikan kepentingan ekonomi dan merusak citra negara produsen sawit harus dihilangkan.</p><p> Jokowi juga menyatakan Indonesia paham pentingnya isu "sustainability" atau keberlanjutan terkait ekonomi dan alam.</p><p> Dia menambahkan Indonesia juga telah menjalankan sejumlah kebijakan terkait "sustainability", termasuk pemberlakuan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).</p><p> Pernyataan Presiden Jokowi itu juga mendapat dukungan penuh PM Malaysia, Najib Razak. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 23 September 2018 - 21:52 WIB

Polres Bojonegoro amankan pemilik sabu di SPBU

Arestasi | 23 September 2018 - 21:27 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus pemulung pemerkosa IRT

Kesehatan | 23 September 2018 - 21:15 WIB

Ini manfaat lari maraton untuk kesehatan

Aktual Dalam Negeri | 23 September 2018 - 20:38 WIB

Dishub tetapkan tarif Damri Sukabumi-Soetta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com