Jumat, 22 Juni 2018 | 20:05 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Riau keluhkan kekurangan dokter

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2yjkqxX
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2yjkqxX
<p>Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim saat menghadiri kuliah kebangsaan di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, mengeluhkan kurangnya lulusan kedokteran di provinsi setempat.</p><p> Wagub Wan Thamrin Hasyim di Pekanbaru, Selasa (14/11), menyampaikan Pemerintah Provinsi Riau mendukung penuh rencana UIN Suska Riau untuk membuka Fakultas Kedokteran yang sudah diancang-ancang sejak 2007 lalu, diharapkannya segera terwujud.</p><p> "Dokter masih kurang, kami perlu sarana untuk mencetak dokter. Rencana dibentuknya Fakultas Kedokteran di UIN Suska sudah sejak sepuluh tahun lalu. Mudah-mudahan kedatangan pak Menteri memberi angin segar agar ini segera terealisasi," harap Wagub Wan Thamrin.</p><p> Wan Thamrin berbicara dihadapan Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi RI Mohamad Nasir, Tokoh Nasional Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin, Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Munzir Hitami, MA, Anggota DPR RI dapil Riau Lukman Edy serta Seribuan mahasiswa yang hadir.</p><p> Wan Thamrin sempat bercerita mengenai Fakultas Kedokteran Universitas Riau yang berdiri megah di Jalan Diponogoro yang diusulkan dibangun dengan anggaran Rp80 miliar telah mencetak lulusan kedokteran yang mengisi rumah sakit daerah.</p><p> "Dulu saya ingat sekali, bangunan megah Fakultas Kedokteran UR sekarang, pas Pak LE (Lukman Edi) jadi Anggota Banggar DPRD Riau mengabulkan anggaran untuk membangun, sekarang hasilnya bisa kita nikmati, lulusan kedokteran terbaik," ujar Whan Thamrin.</p><p> "Meski sudah ada Fakultas Kedokteran dari UR dan Tabrani. Namun masih kurang SDM kedokteran kita," ujar Whan Thamrin.</p><p> Diharapkan Whan Thamrin, kehadiran Menristekdikti dapat memberikan kelonggaran pendirian Fakultas Kedokteran di UIN Suska Riau.</p><p> Sementara Menristekdikti Mohamad Nasir menyambut baik rencana itu, dikatakannya proses akan diberi kemudahan sepanjang pembangunan fakultas kedokteran dapat mencetak SDM yang berkompeten dan profesional.</p><p> "Saya tentu mendukung untuk membuat fakultas kedokteran, karena pada prinsipnya kita ingin implementasi ditekankan, lambangkan jika pendidikan yang baik, kesehatan baik maka ekonomi tentu akan baik. Proses silahkan dilanjutkan kami kawal jika ingin buka fakultas kedokteran di Riau," ujar Menteri disambut gemuruh sorak mahasiswa.&nbsp;(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 22 Juni 2018 - 19:50 WIB

Korupsi bikin sedikitnya Rp211 triliun kerugian per tahun di Kongo

Megapolitan | 22 Juni 2018 - 19:39 WIB

DPD tunda lagi pemilihan wakil ketua

Aktual Luar Negeri | 22 Juni 2018 - 19:27 WIB

ATM India dibobol tikus, ribuan dolar rusak

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 18:56 WIB

Pertamina pastikan pasokan LPG 3 Kg di Deli Serdang aman

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com