Kamis, 23 November 2017

Mantan kiper timnas AS tuduh mantan presiden FIFA meraba bokongnya.

Selasa, 14 November 2017 15:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
Hope Solo dan Sepp Blatter
Getty Images
Hope Solo dan Sepp Blatter membacakan penghargaan bersama pada 2013

Penjaga gawang AS Hope Solo telah menuduh mantan presiden FIFA Sepp Blatter melakukan pelecehan seksual.

Pesebakbola peraih Juara Dunia berusia 36 tahun itu mengatakan insiden itu terjadi pada saat penghargaan Ballon d'Or 2013, sebelum dia naik ke panggung untuk menyampaikan penghargaan.

Dalam sebuah wawancara dengan media cetak Portugal Expresso, Solo - mengatakan "Sepp Blatter telah meraba bokong saya."

Kepada BBC Sport, Blatter, 81 tahun, membantah insiden tersebut melalui juru bicaranya: "Tuduhan ini sangat konyol."

Ketika ditanya mengapa dia tidak mengungkapkan insiden ini sebelumnya, Solo mengatakan:" Saya sangat gugup untuk presentasi. Yang saya presentasikan itu merupakan Ballon d'Or.

"Setelah itu saya tidak melihatnya dan itu merupakan sesuatu yang buruk. Saya tidak sempat mengatakan langsung padanya "jangan pernah menyentuh saya". Selama ini seperti itu saya mengatasi sesuatu. Secara langsung."

Sejumlah figur publik yang populer telah dituduh melakukan pelecehan seksual dalam beberapa pekan terakhir, yang dipicu oleh banyak perempuan yang mengungkapkan tindakan kekerasan seksual oleh produser terkenal Harvey Weinstein.

Solo, yang merupakan peraih medali emas dua kali, mengatakan masalah ini "merajalela" dalam sepakbola perempuan.

"Saya melihatnya sepanjang karir saya," kata dia. "Ini tak hanya di Hollywood".

"Selama bertahun-tahun, pada masa lalu, para pemain perempuan berkencan dan akhirnya menikah dengan rekan pelatih mereka, yang jelas sekali seharusnya seorang pembina tidak melakukannya, terutama dengan pemain muda.

"Saya melihat tak hanya dengan para pembina, saya melihatnya dengan pelatih, doktor, dan juga pejabat pers kami. Saya lihatnya diantara para pemain di ruang ganti. Saya tidak tahu mengapa banyak pemain tak berbicara untuk melawannya."

Blatter merupakan pemimpin badan sepakbola dunia selama 17 tahun, sampai tersandung skandal korupsi pada 2015 lalu.

FIFA telah melarang Baltter untuk beraktivitas di dunia olahraga selama delapan tahun, yang kemudian diubah selama enam tahun melalui proses banding.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar