Jumat, 24 November 2017

Menhan harap penyelesaian kasus penyanderaan KKB di Papua tanpa senjata

Selasa, 14 November 2017 15:06

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Foto: Dody Handoko/elshinta.com Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Ayo berbagi!

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan agar kasus penyanderaan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap 1.300 warga di Mimika, Papua, diselesaikan tanpa pakai senjata.

"Mudah-mudahan tidak perlu pakai senjata, bila perlu saya ke situ," katanya kepada wartawan di Kemenhan, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2017).

Dikatakannya, ia belum meminta laporan perkembangan operasi dari pejabat-pejabat di Papua.

"Kenapa saya belum menanyakan, karena biarkan mereka menyelesaikan dulu, kalau sudah selesai, saya tanyakan," ucapnya.

Ia tidak mau mengganggu pekerjaan dari pejabat Polri dan TNI yang saat ini tengah mengupayakan pembebasan sandera di Papua.

Menhan menceritakan ketika berpangkat Letkol, ia mempunyai pengalaman negosiasi dengan penyandera saat memimpin Pasukan Garuda di Kamboja tahun 1992. Ia berhasil membebaskan perwira yang berasal dari berbagai negara yang disandera pasukan Khmer Merah. (dody/Der)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar