Sabtu, 25 November 2017

Ekspor karet Sumut naik 22,19 persen

Selasa, 14 November 2017 17:25

Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2hwmwDz Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2hwmwDz
Ayo berbagi!

Volume ekspor karet Sumatera Utara hingga Oktober 2017 mencapai 423.067 ton, naik 22,19 persen dibandingkan periode yang sama 2016.

"Pada Januari-Oktober 2016, volume ekspor karet Sumut masih 346.239 ton dan periode yang sama 2017 naik menjadi 423.067 ton," ujar Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut Edy Irwansyah di Medan, Selasa (14/11).

Menurut dia, kenaikan ekspor yang sebesar 76.828 ton atau 22,19 persen itu menggembirakan apalagi juga ada tren kenaikan harga jual di 2017 dibandingkan 2016.

"Dengan ekspor mencapai 423.067 hingga Oktober, maka total ekspor karet Sumut hingga akhir tahun 2017 diprediksi bisa mencapai 500 ribuan ton," ujar Edy Irwansyah.

Jumlah ekspor itu naik tinggi dibandingkan total ekspor 2016 yang sebanyak 421.670 ton.

Edy menjelaskan, kenaikan ekspor itu dipicu meningkatnya permintaaan ditengah harga jual yang juga tren naik di tahun 2017.

Harga rata-rata ekspor karet Sumut jenis SIR20 hingga Oktober 2017 sebesar 1,69 dolar AS per kg.

Harga itu naik dari rata - rata harga sepanjang 2016 yang sebesar 1,37 dolar AS per kg.

Edy mengakui, pada 2017 hingga Oktober ada kenaikan produksi karet Sumut atau mencapai 437.816 ton dari sepanjang 2016 yang masih 441.220 ton. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar