Kamis, 23 November 2017

Buron 3 hari, Polisi berhasil tangkap pembunuh sadis ayah kandung

Selasa, 14 November 2017 17:12

Pelaku pembunuh ayah kandungnya sendiri. Foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta Pelaku pembunuh ayah kandungnya sendiri. Foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta
Ayo berbagi!

Timsus Cobra Polres Purwakarta Jawa Barat, berhasil menangkap Jarkasih (38) warga Kampung Bongas Rt06/03 Desa Cilandak, Kecamatan Cibatu, Purwakarta yang sebelumnya kabur ke hutan setelah membunuh ayah kandungnya sendiri, yaitu Toha (60) warga yang sama di Kampung Bongas.

Pemburuan pelaku dilakukan setelah terjadi aksi pembunuhan pada 12 November lalu atau selama tiga hari dan akhirnya pembunuh itu hari ini ditangkap ditempat persembunyianya disebuah gubuk yang terdapat di hutan Cirangkong sekitar radius 8 km dari lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Agtha Bhuwana Selasa (14/11) mengungkapkan, pelaku ditangkap dengan melibatkan 30 personel anggota yang dibantu dengan warga sekitar.

Adapun kronologis penangkapan pelaku yaitu ketika tim penyisir hutan melakukan pencarian kedalam hutan, diketahui pembunuh itu tengah  bersembunyi disebuah gubuk dihutan yang terdapat di Cirangkong.

Pelaku setelah mengetahui dirinya akan disergap dan dikepung, langsung melarikan diri. Namun akhirnya berhasil ditangkap tanpa melakukan perlawanan.

Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan di Mapolres Purwakarta, namun dari keterangan pelaku atas pembunuhan itu polisi belum mendapat keterangan yang jelas karena kondisi pelaku dalam keadaan labil.

Dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandy dari hasil pemeriksaan polisi memang pelaku mengaku telah melarikan diri ke hutan, tapi tidak mau mengaku atas pembunuhan yang dilakukanya terhadap ayah kandungnya itu pada hari minggu lalu, sehingga polisi belum dapat mengungkap motif kasus pembunuhan yang dilakukan Jarkasih terhadap ayah kandungnya sendiri itu, karena keterangan pelaku masih belum mengakui serta kejiwaanya masih labil.

Untuk memastikan kondisi pelaku dalam keadaan ganguan jiwa, pelaku akan diperiksa di Rs Jiwa Marzuki  Mahdi di Bogor.

Sementara apabila dalam pemeriksaan kejiwaan pelaku terdapat gangguan jiwa maka akan dititipkan di Rs Jiwa tersebut, tapi kalo kondisi kejiwaan pelaku ketika diperiksa menunjukan dalam keadaan stabil maka pelaku akan dijerat pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman diatas 10 tahun penjara.

Sebelumnya telah terjadi aksi pembunuhan yang dilakukan oleh Jarkasih terhadap ayah kandungnaya sendiri yaitu Toha (60) pada 12 November lalu di rumah korban.

Dimana ketika itu korban tengah duduk beristirahat disofa kemudian dibacok menggunakan kampak.

Tidak ada saksi yang secara jelas yang mengetahui atas pembunuhan itu, dan pelaku menghabisi nyawa ayahnya dengan cara membacok bagian muka korban dengan menggunakan kampak. Korban meninggal dunia seketika dilokasi kejadian akibat sejumlah luka bacok yang dideritanya.

Pelaku setelah membacok kemudian menyembunyikan kampak yang digunakanya itu, dan melarikan diri ke hutan cirangkong dengan membawa golok, karena mengetahui akan ditangkap oleh polisi dan juga warga.

Meski dikejar beramai ramai namun pelaku tidak dapat ditangkap karena masuk kehutan dengan kondisi hutan sulit dijangkau ditambah derasnya hujan sehingga menyulitkan pencarian.

Namun akhirnya pelaku berhasil ditangkap dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Purwakarta.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar