Sabtu, 25 November 2017

BNN Sulbar buru satu tahanan kabur

Selasa, 14 November 2017 20:24

Ilustrasi. Foto: Elshinta.com Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ayo berbagi!

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Barat masih memburu satu pelaku penyalahgunaan narkoba yang melarikan diri sejak 24 Januari 2017.

"Dengan tertangkapnya tiga tahanan BNN Sulbar tersebut, berarti masih ada satu orang yang kami kejar. Kami akan terus memburu sampai kapan pun dan dimana pun berada dan kami tidak akan segan-segan bertindak tegas, apalagi jika melawan," tegas Kepala BNN Provinsi Sulbar Brigjen Polisi Dedi Sutarya, kepada wartawan di Mamuju, Selasa (14/11).

Empat tahanan BNN Sulbar kata Dedi Sutarya berhasil melarikan diri dari sel setelah menjebol jeruji, pada 24 Januari 2017.

"Saat itu ada lima tahanan dan yang kabur empat orang sementara satu tahanan tidak ikut dan dari dialah yang dijadikan saksi. Sel tahanan saat itu memang masih darurat dengan jeruji besi yang disambung dengan cara pengelasan. Jadi, mereka berhasil menjebol sel itu setelah menendang jeruji besi tersebut," terang Dedi Sutarya.

Dari empat tahanan yang melarikan diri itu lanjut Dedi Sutarnya, tiga orang berhasil ditangkap setelah sembilan bulan diburu, dua diantaranya ditangkap di dua lokasi berbeda di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur sementara satu lainnya ditangkap di poros Majene-Polewali Mandar.

Ketiga tahanan BNN yang kabur dan berhasil ditangkap kembali tambahnya, yakni MT alias ACT (30) ditangkap di poros Majene-Polewali Mandar, pada 21 Oktober 2017 sekitar pukul 01. 00 Wita.

Dua lainnya yang ditangkap di Kota Samarinda Kalimantan Timur, yakni AH alias FS (37) dan BB (41).

"Keduanya ditangkap di tempat terpisah, yakni di kawasan Jalan M Said, Gang Kita, Kelurahan Karang Paci, Kecamatan Sungai Kunjang di Jalan Ring Road, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Samarinda Ulu. Penangkapan dua buronan itu berkat kerjasama dengan BNN Provinsi Kaltim," jelas Dedi Sutarya.

Kepala BNN Provinsi Sulbar itu mengimbau kepada tahanan yang masih melarikan disi tersebut agar segera menyerahkan diri.

BNN Provinsi Sulbar kata dia, tidak akan segan-segan bertindak tegas jika pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut tidak segera menyerahkan diri apalagi sampai melawan.

"Kami akan memburu sampai kemanapun. Kami tidak akan segan-segan bertindak tegas apalagi jika pelaku melawan. Itu sudah menjadi komitmen kami dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba," tutur Dedi Sutarya. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar