Kamis, 23 November 2017

Wang Yi Bicarakan tentang Kehadiran Presiden Xi Jinping dalam Pertemuan Informal Pemimpin ke-25 APEC dan Kunjungannya di Vietnam dan Laos

Selasa, 14 November 2017 21:30

Ayo berbagi!

Sekjen Komite Sentral PKT, Presiden Xi Jinping atas undangan menghadiri pertemuan informal pemimpin ke-25 APEC dan mengadakan kunjungan kenegaraan di Vietnam dan Laos. Menjelang berakhirnya jadwal itu, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi memperkenalkan kepada wartawan tentang keadaan kunjungan kali ini.

Wang Yi mengatakan, Kongres Nasional ke-19 PKT yang digelar belum lama berselang mengundang perhatian seluruh dunia. Presiden Xi Jinping kali ini menghadiri pertemuan APEC dan mengunjungi negara-negara tetangga sosialis Asia Tenggara, memanifestasikan jalan pembangunan dan taktik pemerintahan Tiongkok kepada dunia, memperkenalkan konsep saling menguntungkan dan bekerja sama dengan negara-negara di sekitar, menunjukkan percaya diri jalan sosialis yang berciri khas Tiongkok, percaya diri teori, percaya diri sistem, percaya diri kebudayaan, memperlihatkan figur baru dan sumbangan baru hubungan luar negeri Tiongkok sebagai negara besar pada era baru, dan merealisasi permulaan sukses kunjungan pemimpin tertinggi partai dan negara Tiongkok seusai Kongres Nasional ke-19 PKT.

Dalam waktu 5 hari, Presiden Xi Jinping dengan sibuk mengadakan 40 lebih kegiatan multilateral dan secara luas berkontak dengan tokoh-tokoh berbagai kalangan berbagai negara. Presiden Xi Jinping menguasai kecenderungan besar perkembangan zaman, mengkoordinasi situasi dalam dan luar negeri, menguraikan konsep dengan pandangan seorang politikus, mengemukakan prakarsa dari sudut ahli strategi, mendorong kerja sama dengan keberanian yang pragmatis, mengumpulkan kesepahaman dengan gaya diplomat, memenangkan dukungan luas bagi pembangunan Tiongkok ke depan, dan juga merintis prospek lebih cerah bagi kerja sama kawasan Asia Pasifik, dan telah menginjeksikan tenaga pendorong yang kuat ke dalam hubungan Tiongkok-Vietnam dan hubungan Tiongkok-Laos. Opini umum di dalam dan luar negeri berpendapat bahwa kunjungan kali ini merupakan aksi penting hubungan luar negeri Tiongkok, langkah kuat untuk membentuk hubungan internasional tipe baru dan komunitas senasib sepanggungan manusia, demonstrasi menarik sistem dan ide Tiongkok serta prospek perkembangannya, dan juga manifestasi hidup pikiran sosialis yang berciri khas Tiongkok pada era baru yang dikemukakan Xi Jinping.

Pertama, menjelaskan jalan pembangunan Tiongkok dan memperluas pengakuan masyakarat internasional. Presiden Xi Jinping menyampaikan pidato penting di depan Pertemuan Puncak CEO APEC di Da Nang, mengadakan pertemuan dan pembicaraan dengan pemimpin berbagai negara, memperkenalkan hasil penting dan arti Kongres Nasional ke-19 PKT kepada masyarakat internasional, memperkenalkan jalan pembangunan dan ide Tiongkok sehingga menginjeksikan tenaga positif dan stabilitas ke dalam situasi regional dan internasional yang penuh tantangan.

Kedua, menyuluhkan kerja sama kawasan Asia Pasifik dan memperdalam saling pengertian demi saling menguntungkan di kawasannya.

Wang Yi mengatakan, Pertemuan APEC Da Nang digelar di latar belakang konfigurasi dunia dan Asia Pasifik mengalami perubahan drastis dan peranan Tiongkok sangat mengundang perhatian. Presiden Xi Jinping di depan pertemuan mengibarkan tinggi-tinggi bendera terbuka, inklusif dan saling menguntungkan, mempromosi proses pengintengrasian ekonomi, memprakarsai semangat kemitraan Asia Pasifik, sehingga memainkan peranan yang penting.

Ketiga, mengembangkan tradisi tetangga baik dan persahabatan, menambah kemesraan hubungan Tiongkok-Vietnam dan hubungan Tiongkok-Laos.

Wang Yi mengatakan, kunjungan Presiden Xi Jinping kali ini berakar di Asia Pasifik dan berpengaruh di seluruh dunia, dan merupakan sekali kunjungan bersejarah yang berarti penting.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar