Rabu, 12 Desember 2018 | 13:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Li Keqiang Hadiri Pertemuan Tiongkok-ASEAN ke-20 di Manila

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2017/11/14/0bd2c27aa0df401f892d2d8fac96620d.jpg"></p> <p>XINHUA: Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menghadiri pertemuan Tiongkok-ASEAN (10+1) ke-20 di Manila, Filipina pada Senin sore kemarin (13/11). Pertemuan dipimpin bersama oleh Li Keqiang dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. </p> <p>Li Keqiang dalam pidatonya menyatakan, tahun ini adalah HUT ke-50 ASEAN. Tiongkok menyatakan senang atas perkembangan dan kemajuan yang dicapai ASEAN, juga penuh keyakinan atas prospek ASEAN pada masa depan. Tiongkok dengan tegas mendukung pembangunan Komunitas ASEAN, mendukung peranan dominan ASEAN dalam kerja sama kawasan, mendukung ASEAN memainkan peranan yang lebih besar dalam urusan internasional dan regional. Tiongkok selalu memandang ASEAN sebagai prioritas diplomasinya dengan negara-negara di sekitarnya. Tiongkok bersedia bertetangga rukun dan bersahabat dengan negara-negara ASEAN, dan bersama-sama membangun komunitas senasib sepenanggungan. <p>Li Keqiang mengajukan lima usul tentang peningkatan hubungan Tiongkok-ASEAN: <p>Pertama, bersama-sama merancang visi perkembangan hubungan Tiongkok-ASEAN. <p>Kedua, melakukan sinergi antara inisiatif One Belt One Road dengan rencana pembangunan ASEAN. <p>Ketiga, meningkatkan kerja sama politik dan keamanan kedua pihak. <p>Keempat, mempererat kerja sama ekonomi dan perdagangan. Tiongkok berharap setiap negara ASEAN secepatnya meratifikasi Protokol versi Eskalasi Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN (CAFTA) agar hasil-hasilnya dapat sedini mungkin memberikan manfaat kepada kedua pihak. <p>Kelima, terus meningkatkan kerja sama kedua pihak di bidang humaniora, mendorong kerja sama pariwisata Tiongkok-ASEAN ke level yang baru. <p>Li Keqiang menekankan, Tiongkok mengusulkan Pertemuan Tiongkok-ASEAN kali ini resmi mencanangkan konsultasi putaran baru tentang Kode Etik Perilaku (CoC) Laut Tiongkok Selatan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kecelakaan | 12 Desember 2018 - 13:17 WIB

Pesawat Alfra Trans tergelincir saat mendarat di Papua

Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 13:08 WIB

BSSN deteksi 207,9 juta serangan trojan dan 36 juta aktivitas malware

Aktual Pemilu | 12 Desember 2018 - 13:00 WIB

Pemilih gangguan jiwa di Gorontalo capai 525 orang

Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 12:51 WIB

Ibu Negara ajak anak-anak gemari makanan sehat

Aktual Luar Negeri | 12 Desember 2018 - 12:42 WIB

Pengadilan Kanada bebaskan petinggi Huawei dengan jaminan

Startup | 12 Desember 2018 - 12:33 WIB

Coworking space, ekosistem sehat bagi startup dan freelancer

<p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2017/11/14/0bd2c27aa0df401f892d2d8fac96620d.jpg"></p> <p>XINHUA: Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menghadiri pertemuan Tiongkok-ASEAN (10+1) ke-20 di Manila, Filipina pada Senin sore kemarin (13/11). Pertemuan dipimpin bersama oleh Li Keqiang dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. </p> <p>Li Keqiang dalam pidatonya menyatakan, tahun ini adalah HUT ke-50 ASEAN. Tiongkok menyatakan senang atas perkembangan dan kemajuan yang dicapai ASEAN, juga penuh keyakinan atas prospek ASEAN pada masa depan. Tiongkok dengan tegas mendukung pembangunan Komunitas ASEAN, mendukung peranan dominan ASEAN dalam kerja sama kawasan, mendukung ASEAN memainkan peranan yang lebih besar dalam urusan internasional dan regional. Tiongkok selalu memandang ASEAN sebagai prioritas diplomasinya dengan negara-negara di sekitarnya. Tiongkok bersedia bertetangga rukun dan bersahabat dengan negara-negara ASEAN, dan bersama-sama membangun komunitas senasib sepenanggungan. <p>Li Keqiang mengajukan lima usul tentang peningkatan hubungan Tiongkok-ASEAN: <p>Pertama, bersama-sama merancang visi perkembangan hubungan Tiongkok-ASEAN. <p>Kedua, melakukan sinergi antara inisiatif One Belt One Road dengan rencana pembangunan ASEAN. <p>Ketiga, meningkatkan kerja sama politik dan keamanan kedua pihak. <p>Keempat, mempererat kerja sama ekonomi dan perdagangan. Tiongkok berharap setiap negara ASEAN secepatnya meratifikasi Protokol versi Eskalasi Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN (CAFTA) agar hasil-hasilnya dapat sedini mungkin memberikan manfaat kepada kedua pihak. <p>Kelima, terus meningkatkan kerja sama kedua pihak di bidang humaniora, mendorong kerja sama pariwisata Tiongkok-ASEAN ke level yang baru. <p>Li Keqiang menekankan, Tiongkok mengusulkan Pertemuan Tiongkok-ASEAN kali ini resmi mencanangkan konsultasi putaran baru tentang Kode Etik Perilaku (CoC) Laut Tiongkok Selatan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com