Minggu, 16 Desember 2018 | 23:31 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Li Keqiang Hadiri Pertemuan Tiongkok-ASEAN ke-20 di Manila

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2017/11/14/0bd2c27aa0df401f892d2d8fac96620d.jpg"></p> <p>XINHUA: Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menghadiri pertemuan Tiongkok-ASEAN (10+1) ke-20 di Manila, Filipina pada Senin sore kemarin (13/11). Pertemuan dipimpin bersama oleh Li Keqiang dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. </p> <p>Li Keqiang dalam pidatonya menyatakan, tahun ini adalah HUT ke-50 ASEAN. Tiongkok menyatakan senang atas perkembangan dan kemajuan yang dicapai ASEAN, juga penuh keyakinan atas prospek ASEAN pada masa depan. Tiongkok dengan tegas mendukung pembangunan Komunitas ASEAN, mendukung peranan dominan ASEAN dalam kerja sama kawasan, mendukung ASEAN memainkan peranan yang lebih besar dalam urusan internasional dan regional. Tiongkok selalu memandang ASEAN sebagai prioritas diplomasinya dengan negara-negara di sekitarnya. Tiongkok bersedia bertetangga rukun dan bersahabat dengan negara-negara ASEAN, dan bersama-sama membangun komunitas senasib sepenanggungan. <p>Li Keqiang mengajukan lima usul tentang peningkatan hubungan Tiongkok-ASEAN: <p>Pertama, bersama-sama merancang visi perkembangan hubungan Tiongkok-ASEAN. <p>Kedua, melakukan sinergi antara inisiatif One Belt One Road dengan rencana pembangunan ASEAN. <p>Ketiga, meningkatkan kerja sama politik dan keamanan kedua pihak. <p>Keempat, mempererat kerja sama ekonomi dan perdagangan. Tiongkok berharap setiap negara ASEAN secepatnya meratifikasi Protokol versi Eskalasi Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN (CAFTA) agar hasil-hasilnya dapat sedini mungkin memberikan manfaat kepada kedua pihak. <p>Kelima, terus meningkatkan kerja sama kedua pihak di bidang humaniora, mendorong kerja sama pariwisata Tiongkok-ASEAN ke level yang baru. <p>Li Keqiang menekankan, Tiongkok mengusulkan Pertemuan Tiongkok-ASEAN kali ini resmi mencanangkan konsultasi putaran baru tentang Kode Etik Perilaku (CoC) Laut Tiongkok Selatan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2017/11/14/0bd2c27aa0df401f892d2d8fac96620d.jpg"></p> <p>XINHUA: Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menghadiri pertemuan Tiongkok-ASEAN (10+1) ke-20 di Manila, Filipina pada Senin sore kemarin (13/11). Pertemuan dipimpin bersama oleh Li Keqiang dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. </p> <p>Li Keqiang dalam pidatonya menyatakan, tahun ini adalah HUT ke-50 ASEAN. Tiongkok menyatakan senang atas perkembangan dan kemajuan yang dicapai ASEAN, juga penuh keyakinan atas prospek ASEAN pada masa depan. Tiongkok dengan tegas mendukung pembangunan Komunitas ASEAN, mendukung peranan dominan ASEAN dalam kerja sama kawasan, mendukung ASEAN memainkan peranan yang lebih besar dalam urusan internasional dan regional. Tiongkok selalu memandang ASEAN sebagai prioritas diplomasinya dengan negara-negara di sekitarnya. Tiongkok bersedia bertetangga rukun dan bersahabat dengan negara-negara ASEAN, dan bersama-sama membangun komunitas senasib sepenanggungan. <p>Li Keqiang mengajukan lima usul tentang peningkatan hubungan Tiongkok-ASEAN: <p>Pertama, bersama-sama merancang visi perkembangan hubungan Tiongkok-ASEAN. <p>Kedua, melakukan sinergi antara inisiatif One Belt One Road dengan rencana pembangunan ASEAN. <p>Ketiga, meningkatkan kerja sama politik dan keamanan kedua pihak. <p>Keempat, mempererat kerja sama ekonomi dan perdagangan. Tiongkok berharap setiap negara ASEAN secepatnya meratifikasi Protokol versi Eskalasi Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN (CAFTA) agar hasil-hasilnya dapat sedini mungkin memberikan manfaat kepada kedua pihak. <p>Kelima, terus meningkatkan kerja sama kedua pihak di bidang humaniora, mendorong kerja sama pariwisata Tiongkok-ASEAN ke level yang baru. <p>Li Keqiang menekankan, Tiongkok mengusulkan Pertemuan Tiongkok-ASEAN kali ini resmi mencanangkan konsultasi putaran baru tentang Kode Etik Perilaku (CoC) Laut Tiongkok Selatan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com