Selasa, 11 Desember 2018 | 04:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kaukus Pemuda Sumsel minta Herman Deru fokus entaskan kemiskinan dan berantas ketimpangan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
 Ilustrasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Sumsel. Sumber foto: http://bit.ly/2zWjwYC
Ilustrasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Sumsel. Sumber foto: http://bit.ly/2zWjwYC
<p dir="ltr">Pilkada Sumsel 2018 telah mendorong banyak pihak untuk tampil maju ke muka dan berani menyatakan pendapat juga&nbsp; dukungan kepada para kandidat yang akan ikut dalam kontestasi. Puluhan organisasi relawan berdiri dan aktif mengkampanyekan para kandidat, mereka mendirikan posko-posko pergerakan dan membentuk grup-grup diskusi di sosial media. Diantara kelompok relawan yang aktif bergerak itu adalah Kaukus Pemuda Sumsel. Relawan yang beranggotakan anak-anak muda dari 17 kabupaten kota ini mengusung tema perubahan dalam gerakan kampanyenya.</p><p dir="ltr"> Koordinator Kaukus Pemuda Sumsel, Adi Ujang menyatakan, timnya yang tersebar di semua wilayah Sumsel berhasil menghimpun keinginan masyarakat. Keinginan itu adalah perbaikan di segala<br> bidang. <br> "Jalan banyak yang rusak, akses ke pedalaman sulit, harga hasil tani tinggi, sekolah juga ada bayar kata siapa gratis, ini semua masalah harus diperbaiki. Jadi Kaukus Pemuda meminta para kandidat berkomitmen dan mau melakukan kontrak politik dengan mereka untuk perbaikan semua itu," ujarnya kepada wartawan saat gelar Ekspose Aspirasi Rakyat Sumsel di Palembang, Selasa (14/11).<br> Dalam eksposenya&nbsp; Adi Ujang menjelaskan, setelah dilakukan kajian mendalam terhadap semua materi kampanye dan program kerja para kandidat dapat disimpulkan hanya Herman Deru yang secara nyata dan tegas ingin melakukan perubahan secara serius. Deru dipandang berhasil memetakan masalah secara jernih dan menyusun skala prioritasnya.<br> "Kami sepakat bahwa persoalan kesejahteraan rakyat harus jadi preferensi pemerintahan ke depan. Kemiskinan di Sumsel ini tinggi, indeks pembangunan manusia juga posisinya kalah sama banyak provinsi lain bahkan di Sumatera saja posisinya ada di urutan ke-9 dari 10 provinsi, malulah kita kalau bangga dengan kondisi begini," ungkapnya.<br> Adi Ujang menyatakan Kaukus Pemuda Sumsel meminta kepada Herman Deru untuk fokus entaskan kemiskinan dan berantas ketimpangan. Dia dan timnya yang tersebar di seluruh wilayah di Sumsel akan mendukung penuh dan bergerak untuk tujuan utama yakni perbaikan secara menyeluruh sendi-sendi kehidupan sosial ekonomi dan Sumsel. Tidak boleh lagi ke depan terjadi pembangunan-pembangunan yang hanya menguntungkan segelintir pihak dan tak terlalu berguna bagi rakyat banyak. "Buat apa bangun sirkuit memangnya rakyat Sumsel pembalap semua? Jauh lebih urgent memperbaiki jalan jahat yang tersebar di Sumsel. Jalanlah muter ke pelosok, jangan pakai helikopter terus. Biar tahu keadaan," pungkasnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 21:15 WIB

JK yakin Pemilu 2019 aman dan ekonomi lebih baik

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:50 WIB

Penetapan DPTHP 3 KPU Sukoharjo kembali tertunda

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 20:39 WIB

Seminar jurnalisme berbasis HAM digelar peringati Hari HAM

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:28 WIB

Pemilih disabilitas di Langkat sebanyak 1.096 orang

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 20:12 WIB

Kementerian ESDM dorong ekonomi desa manfaatkan EBT

<p dir="ltr">Pilkada Sumsel 2018 telah mendorong banyak pihak untuk tampil maju ke muka dan berani menyatakan pendapat juga&nbsp; dukungan kepada para kandidat yang akan ikut dalam kontestasi. Puluhan organisasi relawan berdiri dan aktif mengkampanyekan para kandidat, mereka mendirikan posko-posko pergerakan dan membentuk grup-grup diskusi di sosial media. Diantara kelompok relawan yang aktif bergerak itu adalah Kaukus Pemuda Sumsel. Relawan yang beranggotakan anak-anak muda dari 17 kabupaten kota ini mengusung tema perubahan dalam gerakan kampanyenya.</p><p dir="ltr"> Koordinator Kaukus Pemuda Sumsel, Adi Ujang menyatakan, timnya yang tersebar di semua wilayah Sumsel berhasil menghimpun keinginan masyarakat. Keinginan itu adalah perbaikan di segala<br> bidang. <br> "Jalan banyak yang rusak, akses ke pedalaman sulit, harga hasil tani tinggi, sekolah juga ada bayar kata siapa gratis, ini semua masalah harus diperbaiki. Jadi Kaukus Pemuda meminta para kandidat berkomitmen dan mau melakukan kontrak politik dengan mereka untuk perbaikan semua itu," ujarnya kepada wartawan saat gelar Ekspose Aspirasi Rakyat Sumsel di Palembang, Selasa (14/11).<br> Dalam eksposenya&nbsp; Adi Ujang menjelaskan, setelah dilakukan kajian mendalam terhadap semua materi kampanye dan program kerja para kandidat dapat disimpulkan hanya Herman Deru yang secara nyata dan tegas ingin melakukan perubahan secara serius. Deru dipandang berhasil memetakan masalah secara jernih dan menyusun skala prioritasnya.<br> "Kami sepakat bahwa persoalan kesejahteraan rakyat harus jadi preferensi pemerintahan ke depan. Kemiskinan di Sumsel ini tinggi, indeks pembangunan manusia juga posisinya kalah sama banyak provinsi lain bahkan di Sumatera saja posisinya ada di urutan ke-9 dari 10 provinsi, malulah kita kalau bangga dengan kondisi begini," ungkapnya.<br> Adi Ujang menyatakan Kaukus Pemuda Sumsel meminta kepada Herman Deru untuk fokus entaskan kemiskinan dan berantas ketimpangan. Dia dan timnya yang tersebar di seluruh wilayah di Sumsel akan mendukung penuh dan bergerak untuk tujuan utama yakni perbaikan secara menyeluruh sendi-sendi kehidupan sosial ekonomi dan Sumsel. Tidak boleh lagi ke depan terjadi pembangunan-pembangunan yang hanya menguntungkan segelintir pihak dan tak terlalu berguna bagi rakyat banyak. "Buat apa bangun sirkuit memangnya rakyat Sumsel pembalap semua? Jauh lebih urgent memperbaiki jalan jahat yang tersebar di Sumsel. Jalanlah muter ke pelosok, jangan pakai helikopter terus. Biar tahu keadaan," pungkasnya.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com