Minggu, 22 Juli 2018 | 19:55 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

PM Inggris akhirnya menuding Rusia campur tangan dalam pemilu mereka

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<figure> <img alt="Theresa May" src="http://c.files.bbci.co.uk/827C/production/_98740433_theresamay01.jpg" height="683" width="1024" /> <footer>Getty Images</footer> <figcaption>Dalam jamuan makan malam yang digelar Lord Mayor London, Senin (13/11), PM Inggris Theresa May menyebut sejumlah tuduhan kepada Rusia.</figcaption> </figure><p>Perdana Menteri Inggris Theresa May melontarkan tuduhan berat kepada Rusia terkait dugaan campur tangan negara itu dalam sejumlah pemilihan umum, termasuk pemilu Inggris Juni lalu serta beberapa operasi spionase siber.</p><p>Berbicara pada jamuan makan malam di London, May menyebut Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin berupaya &quot;merusak prinsip masyarakat bebas.&quot;</p><p>May menuding Rusia menyebarkan beragam berita bohong untuk &quot;memicu perselisihan di antara negara-negara Barat&quot;.</p><p>May menegaskan, meskipun tidak ingin terus-menerus berkonfrontasi dengan Rusia, Inggris akan melindungi seluruh kepentingan nasionalnya.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-40212255">Kehilangan mayoritas, PM Inggris gandeng partai Irlandia Utara</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41958963">Trump: Putin 'merasa terhina' terkait campur tangan Rusia di Pilpres AS</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-40772495">Vladimir Putin usir ratusan staf diplomat AS dari Rusia</a></li> </ul><p>Pernyataan May tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mengatakan bahwa iamempercayai bentahan Putin atas dugaan intervensi Rusia pada pemilihan presiden AS tahun 2016.</p><p>Adapun, Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia, Desember mendatang.</p><figure> <img alt="Boris Johnson" src="http://c.files.bbci.co.uk/D09C/production/_98740435_borisjohnson01.jpg" height="695" width="1024" /> <footer>AFP</footer> <figcaption>Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson sebelumnya mengaku tak yakin atas tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilu di negaranya.</figcaption> </figure><p>May mengatakan, Putin kini harus mengambil kebijakan berbeda dengan kebijakan beberapa waktu lalu saat Rusia menganeksasi Krimea yang memicu konflik di Ukraina atau saat melancarkan serangan siber ke beberapa pemerintahan dan parlemen di Eropa. </p><p>May menuturkan hal itu ketika menyampaikan pidato kebijakan luar negeri Inggris di Mansion House di London.</p><p>Rusia, kata May, dapat menjadi kolega penting negara-negara Barat jika &quot;bertindak dalam kaidah dan aturan yang berlaku&quot;.</p><p>&quot;Rusia secara terus-menerus melanggar kedaulatan udara beberapa negara Eropa serta menggelar operasi spionase dan perusakan siber yang berkelanjutan.&quot;</p><p>&quot;Mereka melakukan campur tangan dalam beberapa pemilu dan meretas situs milik Kementerian Pertahanan Denmark dan parlemen Jerman,&quot; ujar May.</p><p>&quot;Kami mengetahui yang sedang Anda lakukan dan Anda tidak akan berhasil. Anda meremehkan ketahanan demokrasi yang kami jalankan, prinsip kehendak bebas, dan komitmen negara-negara barat terhadap aliansi yang mengikat kami,&quot; tuturnya menambahkan.</p><p>May mengatakan, walaupun telah meninggalkan Uni Eropa, Inggris tetap berkomitmen pada pakta keamanan negara Barat alias NATO serta berniat mengamankan kesepakatan Brexit yang disebutnya memperkuat prinsip liberal.</p><p>Menurut May, kerja sama ekonomi yang tangguh antara Inggris dan Uni Eropa akan menjadi benteng atas agitasi Rusia di benua biru.</p><figure> <img alt="Vladimir Putin" src="http://c.files.bbci.co.uk/11EBC/production/_98740437_vladimirputin01.jpg" height="729" width="1024" /> <footer>AFP</footer> <figcaption>PM Rusia Vladimir Putin dalam setahun terakhir dituduh memerintahkan jajarannya mempengaruhi hasil pemilu di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat.</figcaption> </figure><p>Boris Johnson yang akan mengunjungi Rusia untuk pertama kali sejak menjabat menteri luar negeri Inggris, menyebut negaranya harus waspada namun tetap berhubungan dengan pemerintahan Putin.</p><p>Boris Johnson menyebut hal itu sebagai hal krusial setelah selama satu dekade terakhir Inggris dan Rusia berada dalam hubungan yang tegang.</p><p>Awal November lalu, Boris Johnson berkata kepada anggota parlemen bahwa ia tidak melihat bukti apapun terkait campur tangan Rusia dalam pemilu Inggris maupun referendum Brexit tahun 2016. </p><p>Di sisi lain, selama ini Rusia mengklaim pemerintahan mereka selalu berada dalam posisi netral.</p><p>&quot;Kami akan melakukan langkah penting untuk menanggulangi aktivitas Rusia. Tapi ini bukanlah situasi dan hubungan dengan Rusia yang kami kehendaki,&quot; kata May.</p><p>&quot;Kami tidak ingin kembali ke era Perang Dingin atau konfrontasi yang tidak berkesudahan.&quot;</p><figure> <img alt="Theresa May" src="http://c.files.bbci.co.uk/16CDC/production/_98740439_theresamay02.jpg" height="683" width="1024" /> <footer>AFP</footer> <figcaption>May dan Putin terakhir kali berjumpa dalam pertemuan formal di ajang G20, September 2017.</figcaption> </figure><p>&quot;Sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Rusia memiliki jangkauan dan kewajiban untuk memainkan peran vital dalam mempromosikan stabilitas global.&quot;</p><p>&quot;Rusia bisa, dan saya harap suatu saat akan mengambil langkah yang berbeda. Namun selama Rusia tidak berminat melakukan itu, Inggris akan terus melindungi kepentingannya dan menjaga ketentraman internasional yang juga diandalkan Rusia,&quot; kata May.</p><p>Merespons pernyataan May, Ben Bradshaw, bekas menteri dari Partai Buruh yang memunculkan isu keterlibatan Rusia dalam pemilu Inggris selama setahun terakhir mengunggah komentar dalam akun Twitter miliknya.</p><p>&quot;Saya bertanya, mengapa sekarang May tiba-tiba menyadari campur tangan Rusia setelah membantah isu itu selama berbulan-bulan.&quot;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 22 Juli 2018 - 19:54 WIB

50 hektare lahan gunung di Aceh terbakar

Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 19:35 WIB

Jamaah Haji harus rajin semprot wajahnya dengan air

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 19:26 WIB

Warga Cicalengka Bandung kesulitan air bersih

Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 19:15 WIB

Petugas tinjau kesiapan bus shalawat jamaah calon haji Indonesia

Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 18:59 WIB

Kapuskes Haji pantau penggunaan APD

Asian Games 2018 | 22 Juli 2018 - 18:46 WIB

Adinda Larasati buka kran emas renang ASG

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com