Senin, 24 September 2018 | 13:43 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

HNW: Perlu kebersamaan sosialisasikan Empat Pilar MPR

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat membuka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR dengan PPTQ Ibnu Abbas, Klaten, Jawa Tengah. Sumber foto: http://bit.ly/2mt9lVo
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat membuka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR dengan PPTQ Ibnu Abbas, Klaten, Jawa Tengah. Sumber foto: http://bit.ly/2mt9lVo
<p>Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid sangat mengapresiasi antusiasme elemen masyarakat seperti yayasan Ibnu Abbas Klaten yang sangat responsif  bekerjasama dengan MPR menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di lingkungannya.</p><p>"Perlu diketahui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada berbagai elemen masyarakat  ini dilaksanakan MPR adalah karena menjalankan amanat UU No.17 Tahun 2014 tentang MD3.  Realisasnya dijalankan MPR dengan berbagai metode penyampaian yang menarik disesuaikan dengan peserta," ungkapnya, saat membuka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR dengan PPTQ Ibnu Abbas, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (14/11).</p><p>Siaran pers MPR menyebutkan, selanjutnya HNW mengemukakan bahwa keterbatasan daya jangkau MPR tidak bisa maksimal menjangkau seluruh rakyat Indonesia. "Karena itulah kami berharap seluruh elemen masyarakat dan eksekutif mengambil perannya untuk ikut berkiprah dalam memasyarakatkan kembali nilai-nilai luhur bangsa seperti Pancasila," imbuhnya.</p><p>Dikatakannya, sebelum era reformasi, Presiden Indonesia kala itu Soeharto telah mengambil perannya dalam menanamkan nilai-nilai luhur bangsa kepada masyarakat Indonesia dengan metodenya saat itu.  Tapi tentu saja kiprah pemerintah saat ini dalam memasyarakatkan nilai luhur bangsa tidak lantas sama dengan metode dahulu seperti indoktrinasi dan sebagainya.  Tentu mesti sesuai dengan semangat reformasi.</p><p>"Pemasyarakatan nilai luhur bangsa saat ini harus dilakukan sesuai dengan semangat kekinian dan reformasi.  Alhamdulillah saat ini pemerintah merespon dengan membentuk Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP- PIP).  Keputusan pembentukan unit ini diputuskan melalui Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017. Unit kerja itu berada langsung di bawah Presiden Joko WIdodo," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 24 September 2018 - 13:38 WIB

Edy Rahmayadi: PSSI sayangkan insiden supporter di Bandung

Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 13:14 WIB

Ini tanggapan Ma`ruf terkait isu berjoget

Pileg 2019 | 24 September 2018 - 13:06 WIB

Hadapi Pileg 2019 PKS punya rumus amankan suara dan pantau medsos

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 12:51 WIB

DPRD Jabar kecam keras pengeroyokan suporter

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 12:39 WIB

Sanksi pelanggar sampah ringan, tetapi ditegakkan

Arestasi | 24 September 2018 - 12:28 WIB

Polisi bekuk komika Vaganza terkait narkoba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com