Jumat, 14 Desember 2018 | 00:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Pesawat buatan Indonesia dibeli Meksiko

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2msEbOc
Sumber Foto: http://bit.ly/2msEbOc
<p>Kerja sama Indonesia-Meksiko menghasilkan pembelian pesawat. Forum Konsultasi Bilateral (FKB) Pemerintah Indonesia dan Meksiko ke-6 yang digelar di Kementerian Luar Negeri Meksiko, di Mexico City, menghasilkan pembelian pesawat N219 dan radiosotop oleh Meksiko dari Indonesia.</p><p><br>Dalam FKB ke-6, Delegasi Indonesia yang diketuai Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Dubes Muhammad Anshor, menyatakan bahwa fokus dari FKB adalah pengembangan kerja sama bidang ekonomi, demikian Fungsi Penerangan Sosial Budaya Kedutaan Besar RI (KBRI) Meksiko City, Febby Fahrani kepada Antara London, Rabu (15/11).<br><br>Delegasi Meksiko pada FKB dipimpin Direktur Jenderal Asia Pasifik Kemlu Meksiko, Duta Besar Alfonso de Maria y Campos berhasil menggoreskan kesepakatan penjualan produk unggulan Indonesia kepada Meksiko, yaitu radioisotop jenis Mo-99 dan I-131 yang diproduksi PT Industri Nuklir Indonesia (Persero) atau Inuki.<br><br>Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent antara PT Inuki dan ININ Meksiko.<br></p><p>Rangkaian FKB juga mencatat keberhasilan Indonesia memasarkan produk industri strategis bernilai ratusan juta dolar AS ke Meksiko, yaitu pesawat jenis N212i, N235 dan N219 buatan PT Dirgantara Indonesia yang direalisasikan secara bertahap hingga 5 tahun ke depan. <br><br>PT Dirgantara Indonesia yang diwakili anak perusahaannya, IPTN North America (INA) telah menandatangani kesepakatan dengan mitra dari Meksiko, Promotera Aerospacial El Paso (PAEP) untuk menyediakan jasa perbaikan pesawat CASA dan suku cadangnya.<br><br> Dirjen Amerika dan Eropa menyatakan Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Mexico City memfasilitasi kerja sama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Indonesia dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Meksiko, untuk membentuk Bilateral Airworthiness Agreement, sehingga kelaikan terbang produk pesawat PT Dirgantara Indonesia di wilayah udara Meksiko bisa terjamin. <br> Kepala Perwakilan RI untuk Meksiko Dubes Yusra Khan mengatakan kerja sama PAEP dan PT Dirgantara Indonesia membuka jalan bagi kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dengan Meksiko dalam bidang perhubungan udara, khususnya dengan Pemerintah Negara Bagian Chihuahua, yang tengah mengembangkan maskapai penerbangan regional di wilayahnya.</p><p><br> Bagi Indonesia, Meksiko merupakan mitra dagang terbesar kelima di kawasan Amerika. Total nilai perdagangan tahun 2016 mencapai 992 juta dolar AS. Sementara ekspor Indonesia ke Meksiko mencapai 815,1 juta dolar AS. Nilai ini menjadikan Meksiko sebagai tujuan ekspor terbesar ketiga di kawasan Amerika. <br><br>Meksiko merupakan penyumbang surplus perdagangan terbesar kedua di kawasan Amerika pada tahun 2016 dengan nilai 600 juta Dolar AS. Indonesia dan Meksiko merupakan mitra dalam berbagai forum internasional, seperti G20, APEC, MIKTA dan FEALAC. (Ant)&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Kerja sama Indonesia-Meksiko menghasilkan pembelian pesawat. Forum Konsultasi Bilateral (FKB) Pemerintah Indonesia dan Meksiko ke-6 yang digelar di Kementerian Luar Negeri Meksiko, di Mexico City, menghasilkan pembelian pesawat N219 dan radiosotop oleh Meksiko dari Indonesia.</p><p><br>Dalam FKB ke-6, Delegasi Indonesia yang diketuai Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Dubes Muhammad Anshor, menyatakan bahwa fokus dari FKB adalah pengembangan kerja sama bidang ekonomi, demikian Fungsi Penerangan Sosial Budaya Kedutaan Besar RI (KBRI) Meksiko City, Febby Fahrani kepada Antara London, Rabu (15/11).<br><br>Delegasi Meksiko pada FKB dipimpin Direktur Jenderal Asia Pasifik Kemlu Meksiko, Duta Besar Alfonso de Maria y Campos berhasil menggoreskan kesepakatan penjualan produk unggulan Indonesia kepada Meksiko, yaitu radioisotop jenis Mo-99 dan I-131 yang diproduksi PT Industri Nuklir Indonesia (Persero) atau Inuki.<br><br>Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent antara PT Inuki dan ININ Meksiko.<br></p><p>Rangkaian FKB juga mencatat keberhasilan Indonesia memasarkan produk industri strategis bernilai ratusan juta dolar AS ke Meksiko, yaitu pesawat jenis N212i, N235 dan N219 buatan PT Dirgantara Indonesia yang direalisasikan secara bertahap hingga 5 tahun ke depan. <br><br>PT Dirgantara Indonesia yang diwakili anak perusahaannya, IPTN North America (INA) telah menandatangani kesepakatan dengan mitra dari Meksiko, Promotera Aerospacial El Paso (PAEP) untuk menyediakan jasa perbaikan pesawat CASA dan suku cadangnya.<br><br> Dirjen Amerika dan Eropa menyatakan Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Mexico City memfasilitasi kerja sama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Indonesia dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Meksiko, untuk membentuk Bilateral Airworthiness Agreement, sehingga kelaikan terbang produk pesawat PT Dirgantara Indonesia di wilayah udara Meksiko bisa terjamin. <br> Kepala Perwakilan RI untuk Meksiko Dubes Yusra Khan mengatakan kerja sama PAEP dan PT Dirgantara Indonesia membuka jalan bagi kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dengan Meksiko dalam bidang perhubungan udara, khususnya dengan Pemerintah Negara Bagian Chihuahua, yang tengah mengembangkan maskapai penerbangan regional di wilayahnya.</p><p><br> Bagi Indonesia, Meksiko merupakan mitra dagang terbesar kelima di kawasan Amerika. Total nilai perdagangan tahun 2016 mencapai 992 juta dolar AS. Sementara ekspor Indonesia ke Meksiko mencapai 815,1 juta dolar AS. Nilai ini menjadikan Meksiko sebagai tujuan ekspor terbesar ketiga di kawasan Amerika. <br><br>Meksiko merupakan penyumbang surplus perdagangan terbesar kedua di kawasan Amerika pada tahun 2016 dengan nilai 600 juta Dolar AS. Indonesia dan Meksiko merupakan mitra dalam berbagai forum internasional, seperti G20, APEC, MIKTA dan FEALAC. (Ant)&nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com